- Kementerian PU akan mengerjakan pembangunan fisik stadion
- Kapasitas penonton mencapai 27 ribu kursi penonton single seat
- Pemprov dan Pemkot Makassar siap berkolaborasi dalam penyediaan akses jalan menuju stadion
SuaraSulsel.id - Stadion Sudiang dipastikan tanpa lintasan atletik. Pembangunannya akan fokus pada lapangan sepak bola.
Stadion baru impian masyarakat Sulawesi Selatan tersebut segera dibangun, di kawasan GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai pemilik lahan terus berkoordinasi dengan Kementerian PU yang akan mengerjakan pembangunan fisik stadion guna mematangkan persiapan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel Suherman mengatakan, stadion tersebut akan berstandar internasional atau memiliki standar FIFA. Dengan kapasitas mencapai 27 ribu kursi penonton single seat secara keseluruhan.
Namun, ia menyebut, tidak ada lintasan atletik pada perencanaan pembangunan stadion. Sehingga stadion Sudiang hanya khusus untuk olahraga Sepak Bola.
"Semua fasilitasnya menggunakan standar internasional FIFA, lapangan, termasuk pencahayaan lampunya, kursi penonton (single seat), bench pemain, ruang ganti atau locker room berstandar internasional," ujar Suherman, Senin, 13 Oktober 2025.
Sementara itu, untuk sarana pendukung seperti pembangunan area parkir dan akses jalan menuju stadion itu akan menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar.
Berbeda dengan pembangunan stadion yang ditangani langsung oleh Kementerian PU.
"Kami di Pemprov berkolaborasi dengan Pemkot Makassar untuk mendukung seluruh proses pembangunan dan penyelesaian fasilitas pendukung itu," ungkapnya.
Baca Juga: Begini Gambar Stadion Rp675 Miliar di Sudiang
Herman menjelaskan bahwa pihaknya telah memaparkan progres persiapan dokumen dan kesiapan lokasi pembangunan Stadion Sudiang kepada Kementerian PU pekan lalu.
Misalnya masalah kondisi tanah, kondisi dan ketersediaan sumber air seperti sumur bor dan ledeng, penataan parkir dan fasilitas penunjang.
Termasuk soal akses jalan masuk ke stadion.
Ia menyebut bahwa persiapan dokumen sudah hampir selesai. Pemprov dan Pemkot Makassar siap berkolaborasi dalam penyediaan akses jalan menuju stadion.
"Kemudian ground breaking itu direncanakan secepatnya. Saya bisa sampaikan bahwa 99,99 persen pembangunan Stadion Sudiang sudah siap. Itu kemarin saya pemaparan terakhir di kementerian kemarin," kata Suherman.
Selanjutnya, kata ia, akan ada Mou antara pusat, pemprov, dan pemkot dalam pembagian tanggung jawab dalam pelaksanaan pembangunan Stadion Sudiang. Pemkot Makassar akan menangani ruas jalan yang menjadi kewenangannya. MoU segera digelar dalam waktu dekat.
"Pekan ini, mungkin Selasa besok saya undang dulu mereka rapat Pemkot Makassar rapat internal. Rabu atau Kamis barangkali sudah bisa ditentukan tanggungjawab masing-masing," tukasnya.
Pembicaraan dengan Balai Prasarana di Sulsel semakin intens. Bahkan, rencananya peletakan batu pertama atau groundbreaking akan segera dilakukan pada Desember mendatang.
Paket pekerjaan proyek berskala nasional ini masuk tender dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Proyek pembangunan Stadion Sudiang mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp674,9 miliar yang bersumber dari APBN.
Pemprov menyiapkan lahan 15 hektar. Terdiri dari 7 hektar bangunan stadion dan sisanya untuk fasilitas penunjang lainnya.
Stadion Sudiang akan memiliki kapasitas 27 ribu penonton dengan kursi single seat.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi menyampaikan bahwa seluruh persiapan terus dipercepat agar pembangunan bisa berjalan sesuai target.
"Insya Allah tahap pembangunannya dimulai akhir tahun ini," jelas Fatmawati.
Fatmawati mengungkapkan, bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum untuk memastikan pembangunan stadion berjalan sesuai rencana.
"Alhamdulillah seluruh tahapan persiapan berjalan dengan baik. Koordinasi intens dengan Kementerian PU untuk dokumen-dokumen yang menjadi kewenangan Pemprov sudah rampung. Sehingga tentunya InsyaAllah pembangunan akan berjalan sesuai target," beber Fatma, sapaannya.
Pelaksanaan konstruksi ditargetkan mulai November tahun ini dan diproyeksikan dapat rampung dalam jangka waktu 18 bulan.
Dengan demikian, pada pertengahan tahun 2027, Sulawesi Selatan diharapkan sudah memiliki stadion baru berstandar modern yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.
"Insya Allah dalam 18 bulan, ditargetkan April 2027, kita sudah punya Stadion Sudiang, doakan semoga berjalan lancar," ungkapnya.
Hadirnya Stadion Sudiang diyakini akan menjadi solusi strategis dalam penyediaan fasilitas olahraga berskala besar di Sulawesi Selatan. Selain untuk mendukung peningkatan prestasi atlet lokal. Stadion Sudiang dinilai juga bisa berdampak pada sektor ekonomi dan UMKM lokal.
"Kami ingin stadion ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Sulsel," tutur Fatma.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?