- Andi Sudirman Suarakan Kesenjangan Pembangunan
- Dorong Pemerataan Dana, Ajak Libatkan Potensi Lokal di Proyek Nasional
- Saatnya Dana Pusat Lebih Adil untuk Daerah Timur
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendorong agar penyaluran dana dari pemerintah pusat ke daerah dilakukan lebih merata dan tepat sasaran.
Hal itu ia sampaikan dalam audiensi bersama Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Pertemuan tersebut dihadiri para gubernur dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
Agenda utama membahas Dana Transfer Keuangan Daerah 2026. Serta arah kebijakan nasional untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, terutama di sektor pendidikan dan infrastruktur dasar seperti jalan.
Ia menyebut, masih banyak daerah yang tertinggal dalam akses pendidikan dan konektivitas antarwilayah.
“Kami menyampaikan kepada Bapak Menteri agar pusat memberi perhatian khusus bagi daerah-daerah yang masih tertinggal, terutama terkait sekolah dan akses jalan,” ujarnya.
Gubernur Sulsel juga menyoroti pentingnya memperkuat *local content* dalam pelaksanaan program pemerintah pusat di daerah.
Menurutnya, pelibatan potensi lokal—baik tenaga kerja, material, maupun pelaku usaha daerah—akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Apresiasi Langkah Cepat Bantu Rangga, Bocah Pejuang Pendidikan
“Pelibatan potensi lokal dalam proyek nasional akan membuka lebih banyak lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Andi Sudirman menilai, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar kebijakan fiskal nasional benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
Ia mengapresiasi sikap terbuka Menteri Keuangan yang menerima berbagai masukan dari kepala daerah.
“Alhamdulillah, Bapak Menteri menyambut baik berbagai usulan dari kita. Pemerintah pusat terus berkomitmen menjaga sinergi agar kebijakan fiskal berjalan selaras dengan kebutuhan daerah,” tandasnya.
Melalui forum APPSI tersebut, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat koordinasi dan memperjuangkan alokasi anggaran yang lebih berpihak pada pembangunan daerah tertinggal, terutama untuk pendidikan, jalan, dan peningkatan kualitas SDM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela
-
Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari