- Wadah pembinaan dan harapan baru bagi masa depan sepak bola Makassar
- Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya bibit-bibit muda sepak bola di Kota Daeng
- 5 hingga 10 tahun ke depan, anak-anak yang tampil dalam turnamen ini akan mampu menghiasi panggung sepak bola nasional
"Ke depan kita akan siapkan wadah agar talenta-talenta sepak bola terus tumbuh," tambah dia.
Munafri juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana, keluarga besar Bahar Muharram, serta keluarga besar Asnawi Mangkualam yang turut berperan dalam penyelenggaraan turnamen ini.
Politisi Golkar itu menyebut, sosok Asnawi sebagai inspirasi nyata bagi generasi muda sepak bola Makassar.
"Asnawi Mangkualam adalah contoh nyata. Di usia muda ia sudah melegenda, memperlihatkan talenta luar biasa. Saya berharap anak-anak yang cinta bola bisa mengikuti jejaknya," ucap Munafri.
Menutup sambutannya, Munafri menitip pesan khusus kepada perangkat pertandingan. Ia meminta wasit memimpin secara adil dan profesional, karena hal itu akan membentuk karakter pemain sejak dini.
"Kalau anak-anak sejak kecil sudah dipertontonkan keputusan yang tidak adil, mereka akan membawa itu sampai besar. Jadi wasit harus adil, biarkan mereka bermain lepas sesuai kemampuan," pesannya.
Tak lupa, Munafri juga mengingatkan agar pertandingan dijaga dari potensi kericuhan. Menurutnya, kerap kali bukan pemain di lapangan, melainkan penonton yang memicu provokasi.
"Ini adalah pertandingan sepak bola, jangan sampai berubah jadi pertandingan karate. Panitia dan aparat keamanan harus menjaga agar suasana tetap kondusif," tegasnya.
Baca Juga: Lengkap! Ucapan Emosional Perpisahan Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Gaji Rp6 Juta Sebulan, Profesi Juru Parkir Jadi Penyelamat Ekonomi Warga Makassar
-
Sulut Diguncang Gempa M 7,6: Pasukan Kodam XIII/Merdeka Langsung Gempur Lokasi Terdampak
-
WFH Pemkot Makassar: Lurah, Camat, Kepala Dinas Tetap Masuk Kantor
-
Sempat Picu Kepanikan, Bagaimana Situasi Terkini Maluku Utara Pasca Gempa Besar?
-
Kisah Pilu Nurul Izza yang Tewas Mengenaskan di Soppeng, Diminta Bayar Uang Tebusan