- Duka yang dirasakan oleh keluarga besar PT Freeport Indonesia dan keluarga dua pekerja
- Misi pencarian dan penyelamatan para pekerja yang masih terjebak di area lumpur basah tambang bawah tanah GBC Tembagapura memasuki hari ke-12
- Tim penyelamat bekerja tanpa henti membuka akses menuju lokasi keberadaan para pekerja
SuaraSulsel.id - Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah menyampaikan ikut berbela sungkawa kepada keluarga dua pekerja PT Cita Contract.
Menjadi korban dalam insiden longsor material basah di lokasi tambang bawah tanah area Grasberg Block Cave Tembagapura.
Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, mengatakan duka yang dirasakan oleh keluarga besar PT Freeport Indonesia dan keluarga dua pekerja atas nama almarhum Wigih Hartono dan almarhum Irawan yang bertugas sebagai Elektrikal PT CC juga merupakan duka seluruh warga Mimika.
"Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Mimika, kami menyampaikan turut berbela sungkawa yang mendalam atas musibah ini," kata John Rettob, Minggu 21 September 2025.
Jenazah kedua pekerja itu baru ditemukan pada Sabtu (20/9) pagi sekitar pukul 08.45 WIT oleh tim penyelamat tambang bawah tanah Under Ground Mining Response/UGMR PT Freeport Indonesia.
Bupati Mimika berharap lima pekerja lainnya yang juga ikut terjebak dalam luncuran material basah di tambang GBC Tembagapura sejak Senin (8/9) malam bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat.
"Kita berdoa atas kerja tim penyelamat bawah tanah PTFI dan masih terus berharap rekan-rekan pekerja itu bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Kami memberikan apresiasi luar biasa bagi tim dengan kerja keras dan semangat yang tulus dalam upaya penyelamatan ini," tutur John Rettob.
Misi pencarian dan penyelamatan para pekerja yang masih terjebak di area lumpur basah tambang bawah tanah GBC Tembagapura itu kini sudah memasuki hari ke-12.
Dalam upaya itu, PTFI telah menghentikan seluruh operasi penambangannya karena memprioritaskan upaya pencarian dan penyelamatan lima pekerja yang masih belum ditemukan.
Baca Juga: Presiden Jokowi Lihat Sejarah Pertambangan PT Freeport Indonesia di Grasberg
Sebelumnya, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas dengan suara terbata-bata menyampaikan duka cita kepada keluarga korban insiden luncuran material basah di lokasi tambang bawah tanah area Grasberg Block Cave Tembagapura.
"Kepergian mereka adalah duka yang mendalam bagi keluarga besar PTFI dan kehilangan yang tidak tergantikan. Tidak ada hal yang lebih menyedihkan daripada kehilangan rekan kerja. Atas nama perusahaan kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. PTFI akan terus mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga di masa sulit ini," kata Tony dalam video singkat berdurasi 2 menit 27 detik yang diterima ANTARA di Timika.
Tony mengatakan tim penyelamat bekerja tanpa henti membuka akses menuju lokasi keberadaan para pekerja itu dengan mengerahkan seluruh sumber daya, peralatan dan keahlian yang dimiliki.
Meski terus menghadapi tantangan yang sangat besar dan risiko keselamatan yang sangat membahayakan.
Korban atas nama Irawan merupakan warga asal Cilacap, Jawa Tengah, sedangkan Wigih Hartono berasal dari Tulungagung, Jawa Timur.
Jenazah keduanya telah diterbangkan ke kampung halaman masing-masing pada Sabtu (20/9) petang dari Timika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Pertumbuhan dari Desa
-
BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker Hadapi Kabut Asap
-
Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran
-
Resmi Dicopot dari Jabatan Bupati Gowa, Husniah Talenrang Malah Bilang Begini...
-
Kualitas Udara Terus Memburuk, Sekolah di Sulsel Terancam Diliburkan