SuaraSulsel.id - Di sebuah ruang sederhana di Sentra Wirajaya Makassar, Agung (23) duduk ditemani ibunya, Hanny Mulyani.
Siang itu mereka mengikuti asesmen kepribadian, bagian dari upaya pendampingan agar para penyandang disabilitas bisa lebih mandiri.
Agung yang didiagnosis sebagai difabel intelektual, berbicara dengan terbata. Lidahnya yang pendek membuat kalimat yang diucapkan sulit untuk dipahami.
Namun, ia bisa menghasilkan sebuah karya yang kini mengubah hidupnya.
Dialah pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Duaa's, sebuah usaha fesyen tie dye Kota Makassar.
Nama itu dipilih Hanny untuk menandai kebersamaan dua anaknya, Agung dan Akmar. Keduanya adalah penyandang disabilitas intelektual.
"Duaa's artinya kepunyaan mereka berdua," ujar Hanny saat ditemui, Selasa, 19 Agustus 2025.
Awalnya, usaha ini hanya berawal dari pelatihan membuat jilbab tie dye di Sentra Wirajaya Kementerian Sosial.
Hasil karya Agung kemudian dilelang di bazar komunitas orang tua difabel. Tak disangka, jilbab buatannya laku.
Baca Juga: Link Pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM Pemprov Sulsel
Bahkan, seorang dokter rehabilitasi medik Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo memesan seragam khusus buatan Agung. Dari situlah semangat itu mulai menyala.
"Dia bilang ternyata kalau buat begini saya bisa punya uang. Jadi kita mulai buka 5 September 2013 lalu," kata Hanny.
Berbekal modal Rp500 ribu untuk membeli 10 jilbab polos, usaha kecil itu terus diputar.
Kini, hasil penjualan bukan hanya bisa membantu menopang hidup, tetapi juga menyekolahkan adiknya di sekolah luar biasa.
Namun, perjalanan tidak selalu mulus. Produksi dijalankan murni oleh Agung dan Akmar. Mereka yang mewarnai, menentukan corak dan mengeringkan. Hanny yang turun tangan di pemasaran.
"Tapi kami kekurangan tenaga. Di media sosial pun kalah saing. Mau masuk di marketplace, aduh, harganya harus banting-bantingan. Kita tidak bisa jual semurah itu," sebutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BRI Optimistis Miliki Ruang Cukup untuk Dorong Ekspansi Kredit secara Selektif
-
Jaga Ketahanan Pangan Nasional, DPR RI Siap 'Suntik' Dana untuk Badan Karantina Indonesia
-
Semua Siswa Ubah Kartu Keluarga Daftar SMA Sudah Terdeteksi, Disdik Sulsel: Langsung Ditolak!
-
Waspada! Pengiriman Hewan Kurban Antarpulau Melonjak, Karantina Diperketat
-
Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja