“Investigasi menyeluruh masih terus kami lakukan untuk memastikan akar permasalahan. Temuan ini akan menjadi pelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ungkap Fatma Lestari.
Komitmen Akademisi untuk Lingkungan
Sebagai mitra akademis, DRRC UI menegaskan komitmennya memberikan masukan berbasis sains dan praktik terbaik sesuai standar nasional maupun internasional.
Tujuannya agar dampak tumpahan minyak bisa segera dikendalikan, sekaligus mendukung pemulihan kualitas lingkungan secara berkelanjutan.
Peristiwa ini juga dinilai menjadi momentum untuk memperkuat sistem Emergency Response & Crisis Management (ERCM) dan Business Continuity Management System (BCMS) di sektor industri.
“Melalui kolaborasi antara industri, akademisi, pemerintah, dan masyarakat sipil, kita bisa menjaga keselamatan, kesehatan masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan,” tutup Prof Fatma Lestari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan