“Investigasi menyeluruh masih terus kami lakukan untuk memastikan akar permasalahan. Temuan ini akan menjadi pelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ungkap Fatma Lestari.
Komitmen Akademisi untuk Lingkungan
Sebagai mitra akademis, DRRC UI menegaskan komitmennya memberikan masukan berbasis sains dan praktik terbaik sesuai standar nasional maupun internasional.
Tujuannya agar dampak tumpahan minyak bisa segera dikendalikan, sekaligus mendukung pemulihan kualitas lingkungan secara berkelanjutan.
Peristiwa ini juga dinilai menjadi momentum untuk memperkuat sistem Emergency Response & Crisis Management (ERCM) dan Business Continuity Management System (BCMS) di sektor industri.
“Melalui kolaborasi antara industri, akademisi, pemerintah, dan masyarakat sipil, kita bisa menjaga keselamatan, kesehatan masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan,” tutup Prof Fatma Lestari.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Sinergi Pengusaha dan Pengelola Dapur, APPMBGI Sulsel Siap Dukung Program Nasional
-
Komitmen Digital BRI Berbuah Sertifikasi ISO/IEC 25000, Jamin Sistem Lebih Andal
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset