Stadion Untia Menggandeng Swasta
Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar di bawah komando Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi) tak mau kalah.
Melalui forum South Sulawesi Investment Challenge (SSIC), Appi memaparkan visi ambisius untuk Makassar Untia Stadium.
Proyek ini dirancang bukan sekadar arena sepak bola, melainkan sebuah sport and entertainment district.
"Dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,56%, wilayah 175,77 km² dan populasi 1,4 juta jiwa, sangat ironis jika kami tidak memiliki stadion sendiri yang layak dan representatif," ujar Munafri.
Berbeda dengan Sudiang, Stadion Untia dirancang dengan skema Public-Private Partnership (PPP) melalui pendekatan Build-Operate and Transfer (BOT).
Estimasi investasinya mencapai Rp453 miliar yang diharapkan datang dari kantong swasta.
"Stadion ini bukan sekadar bangunan, tapi mesin ekonomi. Ini akan membuka ribuan lapangan kerja, meningkatkan PAD, mendorong UMKM, dan memperkuat identitas Makassar sebagai rumah PSM," tegas Munafri.
Visi Stadion Untia sangat modern dan menyasar gaya hidup anak muda, lengkap dengan panel surya, sistem digitalisasi penuh, hingga fasilitas VAR.
Baca Juga: Rp649 Miliar Dikucurkan! Stadion Sudiang Makassar Siap Dibangun
Kawasannya bahkan dirancang bebas kendaraan pribadi, didukung shuttle bus untuk menciptakan akses yang ramah lingkungan.
Ego Sektoral vs Efisiensi Anggaran
Kehadiran dua rencana besar ini di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar memunculkan perdebatan sengit.
Pertanyaan "apakah ini pemborosan anggaran negara?" menjadi lebih kompleks.
Secara langsung, Stadion Untia tidak membebani APBN atau APBD karena mengandalkan dana swasta. Namun, pemborosan tidak hanya soal uang.
- Efisiensi Sumber Daya
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi
-
Mahasiswa di Makassar Rekayasa Penculikan, Minta Tebusan Rp90 Juta ke Orang Tua
-
DPRD Setuju Makzulkan Bupati Gowa, Kenapa Husniah Talenrang Belum Resmi Dicopot?
-
Kok Bisa Ratusan Ton Udang Asing 'Nyelonong' Masuk ke Indonesia?
-
Bikin Haru! Aksi Seru Anak-Anak Disabilitas SLBN 1 Makassar Rayakan HUT RI