- Polda Gorontalo menyelidiki dugaan pembunuhan terkait penemuan kerangka manusia di perkebunan tebu Boalemo pada September 2026.
- Petugas menemukan telepon genggam milik Elsanti Ibrahim alias Echa, warga yang dilaporkan hilang sejak Juni lalu.
- Penyidik saat ini masih menunggu hasil identifikasi medis kerangka manusia dari Rumah Sakit Bhayangkara.
SuaraSulsel.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Gorontalo, menyelidiki dugaan kasus pembunuhan dibalik penemuan berbagai jenis kerangka manusia di area perkebunan tebu Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Direktur Reskrimum Polda Gorontalo Komisaris Besar Polisi Teddy Rachesna di Gorontalo, mengatakan pihaknya telah menerbitkan laporan polisi untuk mendalami temuan tersebut, meskipun identitas pasti dari kerangka manusia itu masih dalam proses identifikasi medis.
"Penemuan kerangka manusia ini, kami menduga atau menggunakan asumsi adanya tindakan pembunuhan," kata Teddy, Minggu 27 September 2026.
Ia menjelaskan olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilaksanakan pada Jumat (25/9) oleh tim identifikasi Ditreskrimum Polda Gorontalo, bersama tim kedokteran forensik, menyusul informasi awal penemuan kerangka manusia pada Kamis (24/9).
Dalam proses penyisiran dan pengumpulan bukti sekitar lokasi, petugas menemukan satu unit telepon genggam di saluran irigasi yang berada tidak jauh dari posisi kerangka manusia tersebut.
Temuan tersebut, kata Teddy, menjadi petunjuk penting bagi kepolisian.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan konfirmasi kepada pihak keluarga, jenis telepon genggam yang ditemukan ternyata milik seorang warga bernama Elsanti Ibrahim alias Echa, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak (22/6).
Sejak menerima laporan orang hilang tiga bulan lalu, kepolisian sempat menyusun indikasi awal bahwa Echa kabur dari rumah untuk mencari pekerjaan di luar daerah.
Echa bahkan telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang, yang disebar ke jajaran Polda Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, sampai Polda Maluku Utara.
Baca Juga: Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter
Upaya pencarian yang dilakukan berbulan-bulan tidak membuahkan hasil, sampai akhirnya kerangka manusia dan ponsel milik Echa ditemukan di area perkebunan tebu Boalemo.
Sebelumnya aparat kepolisian gabungan bersama unsur terkait dan masyarakat setempat, telah melakukan upaya pencarian intensif di sekitar wilayah pabrik gula dan perkebunan tebu, namun padatnya tanaman tebu dan luasnya lahan sempat menjadi kendala utama petugas di lapangan.
Untuk mengefektifkan pencarian, personel Ditreskrimum sempat menggunakan pesawat nirkabel (drone) dan mengerahkan anjing pelacak, namun masih belum membuahkan hasil.
Titik terang dari penemuan kerangka manusia dan barang bukti telepon genggam serta aksesoris tersebut, akan menjadi modal utama kepolisian dalam mengungkap misteri kematian korban.
"Kerangka manusia dan bukti baru telah ditemukan, ini akan memudahkan kami untuk membuka tabir serta melakukan penyelidikan mendalam, guna menemukan identitas kerangka, menemukan pelaku atau tersangka dalam kejadian ini," katanya.
Saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Gorontalo, tengah menunggu hasil identifikasi medis terhadap temuan kerangka manusia yang dilakukan oleh jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Gorontalo, di Rumah Sakit Bhayangkara setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan
-
Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter
-
Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari
-
Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
-
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya