SuaraSulsel.id - Kuasa hukum mantan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, yakni Hasnan Hasbi, membantah keras isu.
Menyebut Anggota DPR RI Taufan Pawe telah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Kota Parepare.
Ia juga menyayangkan adanya pemberitaan di salah satu media di Sulawesi Selatan yang dinilai tidak sesuai fakta dan keterangan narasumber yang berwenang.
Hasnan mengajak media untuk selalu mengedepankan fakta, menghadirkan berita yang benar, dan tidak membangun opini yang dapat meresahkan masyarakat.
"Kami menyayangkan ada media yang menulis berita tanpa mempertimbangkan fakta dan bertolak belakang dengan keterangan dari sumber yang kompeten," ujar Hasnan Hasbi, Selasa 15 Juli 2025.
"Kami harapkan media berperan memberikan berita yang benar, bukan justru membangun opini yang memberikan dampak tidak baik bagi publik," tegasnya.
Ia mencontohkan sebuah berita yang pada judulnya mengesankan adanya penetapan tersangka, namun isinya justru memuat bantahan dari pihak kepolisian.
Klarifikasi dari Polda Sulawesi Selatan
Faktanya, pihak kepolisian telah memberikan klarifikasi resmi terkait status kasus tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai penetapan tersangka baru perlu diluruskan.
Baca Juga: Polda Sulsel Bantah Taufan Pawe Jadi Tersangka Korupsi
Setelah berkoordinasi langsung dengan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, Didik memastikan belum ada penetapan tersangka baru dalam kasus tersebut.
"Penetapan (tersangka) itu belum ada," kata Didik saat ditemui di Mapolda Sulsel pada Selasa, 15 Juli 2025.
Didik menjelaskan, isu ini kembali mencuat setelah adanya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penanganan tindak pidana korupsi oleh jajaran polda di Mabes Polri.
"Jadi kemarin itu ada Monev penanganan tindak pidana korupsi. Salah satunya yang dibahas adalah kasus dugaan korupsi Dinas Kesehatan Parepare," jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, lanjut Didik, tim dari Polda Sulsel hanya memaparkan perkembangan dan sejauh mana proses penyidikan kasus tersebut berjalan.
Sama seperti polda-polda lainnya yang juga memaparkan penanganan kasus di wilayah masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Gubernur Sulsel Berikan Santunan bagi Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
-
Balita Disiram Air Panas Saat Demo Luwu Raya Berjumlah Tiga Orang
-
Ini 87 Program Studi Unhas dan Daya Tampung SNBP dan SNBT 2026
-
Ini Alasan Rektor Unhas Minta Identifikasi Mahasiswa Lambat Studi
-
Mengerikan! Keluarga Diburu dan Anaknya Disiram Air Panas saat Demo Luwu Raya