SuaraSulsel.id - Makassar, Sulawesi Selatan, bersiap menjadi tuan rumah salah satu ajang esports paling bergengsi di Tanah Air.
Sebanyak sembilan tim terbaik dari total 36 peserta yang bertanding di babak Play-ins akhirnya mengamankan tiket menuju Grand Finals Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2025 Fall yang akan digelar pada 13 Juli mendatang.
Turnamen ini bukan hanya soal gengsi dan hadiah, tapi juga menjadi jalan menuju pentas dunia.
Garena Indonesia selaku penerbit dan pengembang game Free Fire menyebutkan bahwa Grand Finals FFNS 2025 Fall.
Akan menjadi ajang penentuan siapa yang layak menjadi wakil Indonesia di turnamen tingkat Asia Tenggara, Free Fire World Series Southeast (FFWS) 2025 Fall.
Persaingan Ketat di Babak Play-ins
Babak Play-ins mempertemukan tim-tim kuat yang lolos dari berbagai jalur kualifikasi—mulai dari City & Region Qualifier, Golden Ticket Tournament, Guild War Qualifier, hingga Open Qualifier.
Total 36 tim bertanding dalam tiga grup berbeda, masing-masing memperebutkan tiga posisi teratas.
Dari Grup A, tim profesional Kagendra tampil dominan dan mengamankan posisi puncak klasemen dengan 91 poin.
Baca Juga: Pembagian Harta Karun di Selat Makassar, Kabupaten Ini Minta Rp345 Miliar
Mereka ditemani oleh Vesakha Esports dan Invictus yang juga berhasil meraih tiket ke Grand Finals.
Sayangnya, perjalanan tim komunitas seperti Poke dan ARF Anak CS harus terhenti setelah finis di posisi 4 dan 5.
Di Grup B, kejutan datang dari dua tim komunitas, Costacaffe dan Manipulator, yang tampil luar biasa dan menguasai dua posisi teratas dengan 137 dan 103 poin.
Meskipun bukan tim besar, mereka berhasil menyingkirkan tim-tim mapan seperti Bandit Fams.
MBR OMEGA, salah satu tim profesional unggulan, hanya mampu finis di posisi ketiga dengan 84 poin, namun tetap lolos ke babak selanjutnya.
Sementara itu, Grup C yang mayoritas diisi tim komunitas juga menyajikan drama tak kalah sengit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor
-
Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'
-
Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan
-
Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting
-
Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin