"Anak saya masih kecil-kecil. Mereka ngerti, tapi tidak bisa jawab pakai bahasa Jawa," ucapnya.
Ia lalu memuji inisiatif pemerintah provinsi Sulawesi Selatan yang menetapkan program satu hari dalam seminggu untuk menggunakan bahasa daerah di sekolah.
Di hadapan para tamu, Selvi juga mencoba menyapa dalam bahasa Makassar.
"Selamat siang Ngaseng Bapak Ibu," ucapnya, disambut tepuk tangan dan tawa.
Ia pun meminta maaf jika pengucapannya keliru.
"Baru diajarkan tadi, mohon maaf kalau aksennya masih salah."
Sambutan Selvi kemudian mengarah pada pentingnya peran perempuan dalam menjaga narasi budaya bangsa.
"Cagar budaya adalah panggung sejarah, dan kita perempuan adalah penjaga narasinya," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh tamu, terkhusus istri para menteri untuk mendukung UMKM lokal yang turut hadir memamerkan produk kerajinan daerah pada acara tersebut.
Baca Juga: Investasi Bergairah, Realisasi di Sulsel Naik Rp1,4 Triliun
"Nah, ini jatahnya Ibu-ibu dari Kabinet Seruni untuk berbelanja. Mari kita dukung UMKM daerah Sulawesi Selatan," ucapnya.
Sementara, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, menyoroti pentingnya pelestarian warisan budaya.
Baik berupa bangunan bersejarah maupun bahasa daerah yang semakin terpinggirkan.
Ia mengingatkan jika tidak dijaga sejak dini, Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan, bisa kehilangan jejak sejarah dan identitas budayanya.
"Pemugaran Benteng Somba Opu terus kami dorong. Di sana masih ada masjid tua, pagar, dan struktur benteng yang menjadi bukti bahwa kapal-kapal Belanda pernah bersandar di wilayah ini," ujar Andi Sudirman.
Menurutnya, kawasan tersebut bukan hanya situs sejarah, tetapi simbol peradaban maritim masyarakat Bugis-Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat
-
BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM
-
Kabid Propam Polda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga 'Bekingi' Sengketa Lahan
-
Kisah Nurdin dan Irwan: Tiga Dekade Menyelamatkan Sejarah dari Ancaman Lupa
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu