“Kami hadir untuk memberikan jaminan keamanan. Masyarakat tidak perlu takut melapor jika menemukan praktik pemerasan atau tindakan premanisme lainnya,” tegas Didik.
Kapolrestabes Makassar Beri Ultimatum Pelaku Kriminal
Senada dengan kebijakan Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan kriminal.
Termasuk teror pemanah (pelaku pembusuran) yang belakangan marak terjadi di Makassar.
“Kalau melawan atau tidak kooperatif, kami tindak tegas di tempat. Bila terbukti melakukan tindak kriminal, segera tangkap dan proses hukum,” tegas Arya kepada wartawan.
Kapolres Arya juga menekankan bahwa aparat tidak akan ragu mengambil tindakan keras bila pelaku kejahatan mengancam keselamatan warga, meskipun pelakunya masih di bawah umur.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Bila membahayakan, kami tidak segan melumpuhkan,” katanya menegaskan.
Angka Kejahatan Meningkat, Polisi Terus Bergerak
Data terakhir mencatat bahwa jumlah tindak pidana di Kota Makassar meningkat sejak April hingga awal Mei 2025.
Baca Juga: Geger! Perusahaan Italia Temukan 'Harta Karun' di Selat Makassar, Bahlil: Percepat Eksploitasi
Kasus-kasus seperti perampokan, pembusuran, tawuran antarkelompok, penipuan, dan peredaran narkoba menunjukkan tren naik.
Namun, aparat kepolisian terus bekerja keras menangani setiap kasus dan memastikan keamanan tetap terjaga.
Imbauan untuk Masyarakat dan Dunia Usaha
Polda Sulsel mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk berani melapor jika menjadi korban pemerasan oleh oknum ormas atau kelompok tertentu.
Perlindungan hukum dijamin bagi pelapor yang membantu memberantas premanisme.
Dengan operasi terpadu ini, diharapkan tercipta iklim usaha yang aman dan kondusif, serta menekan angka kriminalitas yang kian meresahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Puluhan Ribu Warga Padati Makassar, Gubernur Andi Sudirman Lepas Jalan Sehat Anti Mager
-
Pemberlakukan Tidak Naik Kelas Bagi Siswa Mulai Diterapkan 2027
-
1.230 Lowongan Kerja Dibuka di Makassar, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
-
Rahasia Jusuf Kalla Tetap Bugar di Usia 84 Tahun
-
PSIM Yogyakarta Tumbang di Kandang, Van Gastel: Kami Hanya Kurang Beruntung