Kelak, Nayla bercita-cita ingin menjadi seorang guru. Ia bilang, karena guru adalah orang yang mencerdaskan orang lain.
Harapannya sederhana. Ia bisa turut membantu anak-anak miskin lainnya untuk bisa bersekolah.
"Saya ingin sekolah tinggi supaya bisa membantu orang lain untuk bisa sekolah juga," sebutnya.
Orangtua Nayla tak memiliki penghasilan tetap. Sang ayah, Syamsul, bekerja sebagai buruh lepas dan tukang parkir.
Sementara ibunya, Nurlia, kadang berjualan barang campuran. Juga mengurus rumah tetangga.
Meski dalam kondisi yang serba kekurangan, Nayla dikenal sebagai anak yang cukup cerdas. Ia tak pernah malu dengan latar belakang keluarganya.
"Buat teman-temanku yang juga miskin, tetap semangat belajar. Yang penting jangan malu punya keluarga miskin," ujar Nayla.
Sementara, Nurlia mengaku tak bisa berkata-kata saat tahu anaknya dapat beasiswa dari Presiden. Dua hari lalu, ia didatangi langsung oleh staf Kementerian Sosial dan menyampaikan hal tersebut.
"Saya kaku, diam pas dengar karena bahagia sekali. Tidak tahu mau bilang apa. Mau bersujud ke pak Presiden rasanya tidak cukup," sebutnya.
Baca Juga: Calon Dokter Jadi Joki UTBK, Satu Orang Bayar Rp200 Juta
Bantuan dari Presiden bukan sekadar beasiswa bagi Nayla. Itu merupakan bentuk pengakuan atas perjuangannya.
Nayla masih bermimpi bisa bertemu langsung dengan Prabowo suatu hari nanti.
Jika kelak bisa bertatap muka, katanya, ia hanya ingin mengucapkan terima kasih. Nayla juga berjanji akan belajar sungguh-sungguh agar bisa menggapai cita-citanya dan tidak mengecewakan mereka yang sudah memberinya kepercayaan.
"Jika diberi kesempatan bertemu langsung, saya mau ucapkan terima kasih dan janji belajar dengan baik," tegas anak kedua dari tiga bersaudara itu.
Kisah Nayla jadi potret harapan di tengah kesenjangan sosial yang ada di Makassar.
Bahwa di balik tembok perumahan mewah, ada harapan gadis mungil yang menjaga mimpinya untuk tetap bersekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kapal Pengangkut Sapi Tenggelam di Kalaotoa Saat Subuh, Puluhan Ternak Tak Terselamatkan
-
Duh! Kiai Cabuli Santriwati dengan Modus Minta Pijat, Pendiri Ponpes Maros Ditangkap di Bontang
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
IKA Teknik Unhas Juara Umum AAS Cup II 2026
-
Dituduh Tendang Pemain Persib, Kelompok Suporter PSM Akhirnya Buka Suara