Semua itu dilakukan demi memastikan bahwa setiap gurita yang mendarat di Meksiko layak dikonsumsi dan mewakili standar tinggi produk ekspor Indonesia.
Mexico, Gerbang Baru Pasar Amerika Latin
Menurut data dari Karantina Sulsel, ekspor gurita dari Sulawesi Selatan selama tahun 2024 tercatat mencapai 2.832 ton, mengalami peningkatan sebesar 1,63 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dalam triwulan pertama 2025 saja, sudah tercatat 810 ton gurita yang diekspor, dan Mexico menjadi negara tujuan tertinggi dengan 209 ton, mengalahkan Amerika Serikat, Italia, Jepang, dan Rusia.
Ini menunjukkan bahwa pasar Meksiko bukan hanya kebetulan. Ia bisa menjadi gerbang penting untuk memperluas jangkauan produk laut Indonesia ke pasar Amerika Latin yang selama ini belum banyak tersentuh.
Bukan Sekadar Angka, Tapi Asa
Di balik angka-angka dan sertifikat ekspor, ada asa dan kerja keras ribuan nelayan, pengolah ikan, sopir truk, hingga staf karantina yang bekerja tanpa lelah.
Satu kontainer gurita bukan hanya tentang bisnis, tapi tentang kehidupan dan masa depan banyak keluarga di pesisir Sulawesi Selatan.
Tak heran, saat Kepala Karantina menyerahkan sertifikat karantina secara simbolis kepada Bupati Bantaeng, suasana menjadi haru.
Baca Juga: Klaster Usaha Tenun Ulos Ini Berhasil Kirim Produk ke Amerika Serikat Berkat Klasterkuhidupku BRI
Itu bukan hanya selembar kertas, tapi simbol kepercayaan bahwa produk anak negeri bisa diterima oleh pasar dunia.
Menuju Masa Depan Laut Bantaeng
Ekspor perdana ini bisa jadi hanya langkah awal. Namun dari sinilah gelombang besar bisa dimulai.
Dengan penguatan kawasan industri, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan kualitas SDM perikanan, bukan tidak mungkin Bantaeng kelak menjadi pusat ekspor hasil laut di kawasan timur Indonesia.
Gurita beku ini telah membuka jalan. Tinggal bagaimana semua pihak menjaga konsistensi, meningkatkan kualitas, dan terus memperluas jejaring pasar internasional.
Sebab jika satu jenis gurita bisa menembus Meksiko, bayangkan berapa banyak lagi potensi laut Indonesia yang bisa mengisi meja makan dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Puluhan Ribu Kasus, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Campak yang Mudah Menular
-
Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Kendaraan Dinas Baru
-
Skripsi Ternyata Bisa Dipatenkan! Ini Langkah Mudah Alumni Universitas Tomakaka Lindungi Karya
-
Debat Publik Soroti Danantara, Antara Janji Kemakmuran dan Kekhawatiran Mega Korupsi
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar