SuaraSulsel.id - Malang nasib dialami SF (9) dan IS (8) di kota Makassar, Sulawesi Selatan. Keduanya disiksa dan disekap di toilet sejak 31 Januari 2025.
Aksi penganiayaan itu dilakukan oleh ibu tiri dan ayah korban. Korban disekap dan dirantai di sebuah toilet wisma di Kecamatan Wajo, Sulawesi Selatan.
Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Restu Wijayanto mengatakan kasus ini terungkap setelah Bhabinkamtibmas mendapat laporan dari warga sekitar. Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian.
"Korban ini tinggal bersama ayah dan ibu tirinya yang melakukan penyiksaan," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 8 Februari 2025.
Saat ditemukan, satu korban dalam keadaan dirantai kakinya. Kondisi mereka sangat kurus dan lemas.
Di tubuh korban juga ditemukan sejumlah luka melepuh. Diduga akibat siraman air panas.
"(Kondisinya) kurang gizi dan ditakutkan ada infeksi di daerah luka. Tapi sejauh ini dalam keadaan membaik," jelasnya.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif.
Restu mengatakan motif pelaku melakukan penyiksaan karena kedua anak ini nakal. Tapi parahnya, korban diberi hukuman oleh orangtuanya dengan sangat tidak manusiawi.
Baca Juga: Penampakan Bos Skincare Bermerkuri Mira Hayati Diborgol Saat Dilimpahkan ke Tahanan Kejati Sulsel
"Sangat tidak manusiawi. Padahal sebagai orang tua harusnya mendidik dan melindungi. Tapi kita masih dalam pendalaman, orang tuanya sudah diamankan," tegasnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Unhas Ungkap Riwayat Akademik Siti Zahra, Dokter Internship Ditemukan Tewas di Kalibata City
-
Dituduh Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Indomaret
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu