SuaraSulsel.id - Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola perempuan terus bertumbuh. Olehnya, pembiayaan untuk sektor ini perlu mendapatkan perhatian yang lebih besar.
Dari data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menunjukkan 64,5 persen atau sekitar 37 juta orang dari 65 juta pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.
Dengan begitu, perempuan memberi kontribusi besar terhadap produk domestik bruto atau PDB secara nasional.
Namun, pelaku UMKM masih kesulitan mengakses bantuan permodalan dengan mudah. Masalah diperparah dengan suku bunga yang semakin tinggi. Itulah mengapa, perlu ada program pembiayaan yang efisien bagi mereka.
Seperti yang dilakukan oleh CIMB Niaga sejak tahun 2022. Perseroan memfasilitasi pelaku UMKM perempuan dan disabilitas di Indonesia Timur untuk mendapatkan pinjaman tanpa bunga.
Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengatakan pihaknya menyasar wilayah di Indonesia Timur yang belum banyak terjangkau oleh pembiayaan perbankan selama ini. Seperti di Kota Makassar, Toraja, Manado, Balikpapan, dan Samarinda.
"Sudah ada 100 pelaku UMKM perempuan yang kami bantu modal tanpa bunga dan kita dampingi. Mulai dari memberikan pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, dan akses digital. Misal, ada tukang jahit yang kita bimbing, memang bantuan modal awalnya hanya sekitar Rp7 juta, kita latih dan sekarang omsetnya sudah Rp150 jutaan," ujarnya kepada media di Makassar, Jumat, 26 Juli 2024.
Ia menjelaskan, di wilayah Indonesia Timur, banyak potensi UMKM yang dapat dikembangkan untuk mendorong percepatan pembangunan serta pemerataan ekonomi nasional. Makanya CIMB Niaga tergerak untuk mengimplementasikan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bidang pemberdayaan ekonomi ini.
Selain itu, CIMB Niaga menggelontorkan 26 persen dari total pembiayaan bank atau setara Rp54,8 triliun untuk mendukung transisi yang berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon dan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Developments Goals.
Baca Juga: 64 UMKM Binaan Disperindag Pamer Produk di Pelepasan Ekspor Sulsel
Ini adalah misi CIMB Niaga untuk membentuk masyarakat yang bertanggung jawab demi terciptanya bumi yang lestari.
"Ini bukti komitmen kami tidak hanya sekadar mengejar profit tapi juga berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan bumi," sebutnya.
Kata Fransiska, salah satu kegiatan keberlanjutan wujud corporate citizenship di Makassar adalah menggelar program literasi keuangan bagi 200 siswa sekolah dasar di empat sekolah, di kota tersebut.
Sementara, Head of Region Indonesia Timur dan Bali Nusra CIMB Niaga Ahmad S Ilham menambahkan, pihaknya mencatat ada pertumbuhan sebesar Rp1,5 triliun yang dihimpun dari biaya dana murah atau current account saving account (CASA).
Penopang Utama dana murah CIMB Niaga berasal dari sektor pendidikan, Kesehatan, UMKM, dan konsumer. Pihaknya kini menyasar perguruan tinggi dan instansi kesehatan untuk menggenjot pertumbuhan dana murah.
"Secara year on year, pertumbuhan CASA di Makassar 122 persen dan kita yang paling tinggi se Indonesia. Potensinya cukup besar dengan berbagai inovasi dilakukan seperti membuka Digital Lounge di Unhas," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045