SuaraSulsel.id - Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM memiliki perusahaan perseorangan agar dapat memperoleh sejumlah manfaat terkait bisnisnya.
"Dengan memiliki perusahaan perorangan, maka pelaku UMKM akan dapat meningkatkan bisnisnya, mendapatkan akses keuangan, serta dapat dimanfaatkan untuk mengejar keuntungan dengan mengelola program pemerintah untuk pengembangan UMKM," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Sulbar Pamuji Raharja.
Ia mengatakan pihaknya juga terus berupaya meningkatkan pemahaman para pelaku UMKM mengenai aturan perusahaan perseorangan, seperti yang dilakukan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada 26 Mei 2024 kemudian berlanjut di Kabupaten Majene.
Acuan hukum dalam pembentukan perusahaan perseorangan yakni Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.
Selain itu, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Modal Dasar Perseroan Serta Pendaftaran Pendirian, Perubahan, dan Pembubaran Perseroan Yang Memenuhi Kriteria Untuk Usaha Mikro dan Kecil.
Regulasi lainnya yakni Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Kemudahan, Pelindungan, Dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
"Pelaku UMKM dapat memberikan dampak pembangunan daerah, ketika mendaftarkan diri untuk memiliki perusahaan perseorangan," ujarnya .
Pamuji mengatakan perseroan perorangan merupakan legalitas badan usaha bagi pelaku usaha sehingga akan dapat membuat usaha UMKM berkembang.
Ia menjelaskan bahwa perusahaan perseorangan adalah badan usaha yang dimiliki oleh satu orang. Di mana pemiliknya, bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua resiko dan kegiatan yang ada di dalam perusahaan.
Baca Juga: Dukung UMKM, Indira Yusuf Ismail Buka Bazar MTF Market Minions Land di Mal PIPO
Selain itu, jenis usaha perseorangan merupakan bentuk yang paling tepat dijalankan dan biasanya digunakan untuk usaha skala kecil dan menengah
"Perusahaan perseorangan dapat didirikan oleh satu orang pelaku UMKM usaha pelaku UMKM sehingga pendirian sangat mudah," ujarnya.
Ia berharap para pelaku UMKM dapat mendaftarkan usahanya menjadi perusahaan perseorangan karena pemerintah telah berkomitmen akan memberikan kemudahan dalam pengurusannya.
"Kemenkumham Sulbar akan memberikan pelayanan terbaik bagi pelaku UMKM dalam mendapatkan badan hukum perusahaan perseorangan, karena mendorong pembangunan ekonomi di Sulbar," katanya.
Ia menambahkan, UMKM di berbagai kabupaten di Sulbar cukup potensial untuk berkembang karena aktivitas ekonomi semakin menggeliat di wilayah itu dan diyakini akan akan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
29 ASN Kemensos di Sulsel Masuk Daftar PPATK Terindikasi Judi Online
-
Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban
-
5.167 Keluarga Penerima Bansos di Palu Terindikasi Judi Online
-
Darurat Narkoba di Sulteng: 80 Persen Penghuni Lapas dan Rutan Ternyata Kasus Narkotika
-
Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online