SuaraSulsel.id - Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Provinsi Sulbar, Dian Afrianty mengatakan, program itu dibentuk pada sejumlah desa di provinsi itu.
Ia mengatakan, program tersebut dilaksanakan sebagai dukungan pihaknya dalam mewujudkan pelaksanaan Pilkada Sulbar yang sejati jujur adil aman dan damai serta demokratis.
"Senter KIM diberikan pelatihan agar dapat bermanfaat dan memahami tata cara mencegah berita hoaks yang diakibatkan oleh persaingan para kandidat di pilkada," katanya.
Menurut dia, pihaknya melaksanakan program itu juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami pemanfaatan teknologi digital.
"Program tersebut dikerjasamakan dengan komunitas masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang literasi dan agar cakap digital," katanya.
Selain itu, program ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam memasarkan hasil produk ekonominya lebih luas, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
Terkini
-
Pegawai Pemkab Gowa Curhat Gaji Telat: Buat Beli Susu Saja Susah!
-
Harta Rp16,1 Miliar, Anggota DPR RI Eva Rataba Tercatat Sebagai Penerima Bansos
-
Antrean Truk Mengular dan Harga Gas Melonjak, Pertamina Harus Beri Penjelasan!
-
Unhas Selidiki Dugaan Kekerasan dan Intimidasi Mahasiswa MIPA
-
Gas 3 Kg Langka dan Mahal, Pertamina Malah Bilang Begini