SuaraSulsel.id - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar geram karena dituding bekerja sama dengan American Jewish Committee (AJC) Ari Gordon, agen zionis Israel.
Sebelumnya informasi ini viral setelah diungkap akun Ustaz Fahmi Salim (UFS) di X.
ACJ Ari Gordon disebutnya menyasar banyak lembaga, kampus dan ormas Islam. Salah satunya adalah Universitas Muslim Indonesi (UMI).
Namun hal tersebut dibantah Rektor UMI, Prof Sufirman Rahman. Ia mengaku belum pernah menjalin kerja sama dengan lembaga yang terafiliasi Israel.
"Selama saya menjabat, saya yakin tidak ada (kerja sama)," tuturnya kepada media, Jumat, 27 Juli 2024.
Prof Sufirman menilai jika tudingan terafiliasi dengan lembaga pro Israel tak patut dibenarkan. Itu adalah fitnah.
"UMI berada pada barisan terdepan dalam membela Palestina. Terbukti dari berbagai bantuan moril dan materil yang sudah disalurkan," ucapnya.
Ia mencontohkan kampus yang dipimpinnya itu sudah memberikan bantuan kemanusiaan Rp2 miliar yang diterima langsung oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr Zuhair.
"Kami juga aktif mengampanyekan solidaritas terhadap Palestina diberbagai event kegiatan. Bahkan kita menyediakan porsi untuk mahasiswa dari Palestina masuk di Fakultas Kedokteran," bebernya.
Baca Juga: Universitas Muslim Indonesia Bantah Terafiliasi Dengan Zionis Israel
Prof Sufirman menyebut baik secara kelembagaan maupun mahasiswa telah ada komitmen dalam mendukung Palestina. Rangkaian pembinaan keagamaan dan kemanusiaan telah ditanamkan ke mahasiswa sejak awal kuliah.
Sementara, Ketua Pembina Yayasan Wakaf, UMI Prof Mansyur Ramly menambahkan UMI juga berupaya menghindari kemungkinan terbawa arus yang bertentangan dengan nilai khittah.
Konsepsi persaudaraan UMI tetap menganut ukhuwah islamiyah. Sehingga UMI peduli terhadap persepsi masyarakat jika menyebut kampus itu terkoneksi Israel.
"Prinsip UMI sebagai terbuka untuk pergaulan internasional. Tapi hal berkaitan afiliasi israel haram hukumnya," tegasnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat
-
Cemburu Lihat Tanda Merah di Leher, Suami Habisi Nyawa Istri Saat Main HP
-
Appi Batal Maju, Sinyal Hengkang dari Partai Golkar?
-
Mengintip Pertemuan Tertutup Kapolrestabes dan Kajari Makassar, Soliditas atau Sekadar Formalitas?
-
Kenapa Program Pembangunan Berkelanjutan Sangat Berdampak Bagi Infrastruktur Sulsel?