SuaraSulsel.id - Sebanyak 22 orang haji asal Embarkasi Makassar dilaporkan meninggal dunia. Saat menjalani serangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail mengatakan, jumlah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi bertambah menjadi 22 orang dan 1 di antaranya meninggal sesaat sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi.
"Kalau yang meninggal dunia di Arab Saudi itu 21 orang da 1 orang lagi itu meninggal sesaat sebelum diterbangkan ke Arab Saudi karena mengalami gangguan kesehatan," ujar Ikbal, Senin 1 Juli 2024.
Adapun daftar haji yang meninggal dunia di Arab Saudi yakni Nurasiah Ladalle (51) dari Kelompok Terbang (Kloter) 16 asal Kabupaten Soppeng.
Nurasiah meninggal di pemondokan Arab Saudi karena mengalami serangan jantung (Acute myocardial infarction).
Lissa Yoskar Karel (86) asal Kabupaten Barru dan berada di Kloter 3. Meninggal dunia di RS Saudi karena nyeri dada atau jantung koroner (Angina pectoris), Miraji Baba Abu (68) tergabung di Kloter 13 asal Kabupaten Kepulauan Morotai, Maluku Utara. Meninggal dunia di RSAS Malik Fahd, Arab Saudi.
Kemudian Gustiari Pawae (52) tergabung Kloter 30 asal Kabupaten Maluku Tengah, meninggal dunia di Saudi German Hospital karena gagal ginjal, Kaco P Mahafani (86) asal Polewali Mandar, Sulbar; keenam Suradmi Sjafruddin Murtala (42) asal Kabupaten Gowa, Sulsel; ketujuh Amiruddin Muhammattang Kallabe (60) asal Luwu Utara, Sulsel.
Abdullah Amin ( 69) asal Kabupaten Muna, Sultra; kesembilan, Abubakar Said Hegemur (78) asal Kabupaten Fak-fak, Papua Barat; Anwar Solong (61) asal Kolaka, Sultra.
Haji asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukwan Sukimin Surumma (50) dilaporkan meninggal dunia di RSAS King Faisal setelah terkena serangan jantung.
Baca Juga: Ponsel Baru Jamaah Haji Diperiksa Bea Cukai
Ahli Marsuki Buntu (64) asal Kabupaten Luwu Timur (Sulsel), Kader Yusuf Bada (68) asal Kabupaten Halmahera Selatan (Maluku Utara), Landung Mande (60) asal Kabupaten Pinrang (Sulsel), Kemis Sumarto Kartawirja (79) asal Kabupaten Buru (Maluku).
Kemudian Abd Rahman K (73) asal Polewali Mandar (Sulbar), Mahmuddin Muhammad Amin (61) asal Kabupaten Barru (Sulsel), La Muda La Maindi (89) asal Kota Baubau (Sultra), Nurhana Temme Liddo (81) asal Konawe (Sultra).
Halima Fakaubun Mahmud (79) asal Maluku Tenggara (Maluku), dan Sahuddin La Pasele (74) asal Buton Selatan (Sultra) dan terakhir calon haji asal Gorontalo, Jaleha Hanafi (71) tergabung di Kloter 13 dan meninggal dunia di RS Prof. dr. H. Aloei Saboe. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset
-
Geger WNA Asal China Punya KTP Indonesia, Modus Licik 'Ubah Usia' Terbongkar di Makassar
-
Calon Pengantin Pria Ternyata Perempuan, Ketahuan Gara-Gara Uang Panai Rp250 Juta
-
Waspada! 7 Daerah di Sulsel Tetapkan Status KLB Campak, Apa yang Harus Dilakukan?