SuaraSulsel.id - PT Angkasa Pura I (AP1) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mulai mengoperasikan terminal keberangkatan baru mulai Rabu 26 Juni 2024.
Dengan demikian, area layanan keberangkatan penumpang akan dialihkan dari terminal lama ke terminal baru.
Untuk mendukung pengoperasian terminal keberangkatan baru, AP1 akan mengoperasikan akses jalan layang mulai 25 Juni pukul 22.00 WITA, serta akses jalur kendaraan VIP akan ditutup pada hari dan jam yang sama.
“Mulai 26 Juni, Manajemen AP1 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mulai memindahkan layanan keberangkatan dari terminal lama ke terminal baru. Kami mengimbau kepada calon pengguna jasa untuk menyesuaikan terhadap perubahan ini demi kelancaran proses penerbangan,” ujar Minggus Gandeguai selaku General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Bagi penumpang transfer, dapat untuk keluar melalui area kedatangan terminal eksisting, serta dari pihak AP1 akan menyediakan fasilitas shuttle bus untuk mengangkut penumpang transfer menuju ke terminal baru.
“Kami juga informasikan kembali bahwa waktu tempuh dari area check-in menuju ruang tunggu akan membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit. Untuk itu, kami juga mengimbau kepada para calon penumpang pesawat udara untuk dapat tiba di bandara lebih awal,” tambah Minggus.
Untuk memudahkan calon penumpang dalam penyesuaian lokasi terminal baru Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Manajemen AP1 juga telah menyiapkan petugas operasional untuk membantu penumpang yang membutuhkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perempuan Berdaya, BRILink Mekaar Dorong Ekonomi Kerakyatan dari Desa
-
BRI Optimistis Miliki Ruang Cukup untuk Dorong Ekspansi Kredit secara Selektif
-
Jaga Ketahanan Pangan Nasional, DPR RI Siap 'Suntik' Dana untuk Badan Karantina Indonesia
-
Semua Siswa Ubah Kartu Keluarga Daftar SMA Sudah Terdeteksi, Disdik Sulsel: Langsung Ditolak!
-
Waspada! Pengiriman Hewan Kurban Antarpulau Melonjak, Karantina Diperketat