Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Rabu, 19 Juni 2024 | 13:34 WIB
Logo Gerindra

Menurutnya, ada beberapa alasan Prabowo akan memilih AIA dibanding Andi Sudirman. Selain karena ketua DPD, AIA juga mampu membuktikan kerjanya dengan terpilih menjadi anggota DPR RI dua periode.

"Tapi jika maju, banyak yang akan dikorbankan AIA ini. Pertama, jabatannya di DPR RI, kedua dia harus menang di Pilgub. Kalau dia kalah, dia akan tanggung cacian dan sumpah serapah," sebutnya.

Bagaimana dengan Andi Sudirman?

Dedi menilai sebenarnya tak ada alasan tepat bagi Prabowo untuk memilih Sudirman. Walaupun sebelumnya Andi Amran dan Andi Sudirman merupakan tim pemenangan Prabowo di Pilpres 2024.

Baca Juga: 2 Jam Bersama Danny Pomanto, AIA: Tunggu Saja Tanggal Mainnya

Menurut Dedi, kedekatan Prabowo dan Amran juga baru terjadi jelang Pilpres 2024.

"Amran sudah berdarah-darah di Pilpres? lebih duluan mana dengan AIA. Pada 2019 Amran kemana di Pilpres? di Prabowo? nggak, ke Jokowi. Baru aja ini dukung," sebutnya.

Dedi menambahkan perolehan suara Andi Amar Ma'ruf Sulaiman di Sulsel II pada Pileg lalu pun tak akan berpengaruh signifikan di Pilkada. Apalagi Amar merupakan pendatang baru di Gerindra.

"Tanpa adanya Amar Gerindra tetap ada dan AIA akan tetap duduk. Jadi sebagai penumpang baru, jangan ganggu orang yang sudah berdarah-darah. Jangan karena pernah merasa baru berbuat sekali, itu sudah superpower dan terlalu mendominasi dalam politik. Ga baik," bebernya.

Sebelumnya, Gerindra Sulsel Darmawangsyah Muin mengaku belum tahu siapa sosok yang akan diusung Gerindra di Pilgub Sulsel.

Baca Juga: Pj Gubernur Sulsel Salat Idul Adha di Masjid Kubah 99

Kata Darmawangsyah, usungan ditentukan sendiri oleh Prabowo Subianto sebagai ketua umum.

Load More