"Amran sudah berdarah-darah di Pilpres? lebih duluan mana dengan AIA. Pada 2019 Amran kemana di Pilpres? di Prabowo? nggak, ke Jokowi. Baru aja ini dukung," sebutnya.
Dedi menambahkan perolehan suara Andi Amar Ma'ruf Sulaiman di Sulsel II pada Pileg lalu pun tak akan berpengaruh signifikan di Pilkada. Apalagi Amar merupakan pendatang baru di Gerindra.
"Tanpa adanya Amar Gerindra tetap ada dan AIA akan tetap duduk. Jadi sebagai penumpang baru, jangan ganggu orang yang sudah berdarah-darah. Jangan karena pernah merasa baru berbuat sekali, itu sudah superpower dan terlalu mendominasi dalam politik. Ga baik," bebernya.
Sebelumnya, Gerindra Sulsel Darmawangsyah Muin mengaku belum tahu siapa sosok yang akan diusung Gerindra di Pilgub Sulsel.
Kata Darmawangsyah, usungan ditentukan sendiri oleh Prabowo Subianto sebagai ketua umum.
"Keputusan tertinggi ada di pak Prabowo," ujar Darmawangsyah.
Dari informasi di internal DPP Gerindra, kata Darmawangsyah, sebenarnya sudah ada nama yang dipilih Prabowo. Namun hingga kini masih dirahasiakan.
"Sudah ada, tapi DPD belum dapat perintah resmi untuk umumkan," sebutnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: 2 Jam Bersama Danny Pomanto, AIA: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak