SuaraSulsel.id - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mencatat produksi sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Kendari pada Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah mencapai 270 ton.
Kepala Dinas DLHK Kota Kendari Paminuddin, di Kendari, mengatakan produksi sampah masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri tersebut mengalami peningkatan dibanding hari biasanya, disebabkan meningkatnya konsumsi makanan pada momen Lebaran.
“Volume sampah rumah tangga pada Hari Raya Idul fitri kurang lebih 270 ton, begitu pula pada hari kedua. Jadi apabila ditotal dalam dua hari mencapai 540 ton,” kata Paminuddin, Selasa 16 April 2024.
Paminuddin menuturkan penumpukan sampah yang terjadi pada hari Lebaran telah tuntas diangkut sehari setelah Lebaran. Meskipun dalam kondisi libur Lebaran pihaknya tetap melaksanakan tugas untuk memastikan tidak ada sampah yang menumpuk atau bahkan bertebaran di Kota Kendari.
“Di hari Lebaran memang kita libur, jadi wajar ada sedikit penumpukan di hari itu. Tetapi sehari setelah Lebaran semua sudah kembali bekerja,” katanya.
Sehari setelah Lebaran, kata dia, pihaknya telah mengangkut 95 persen sampah hari H Lebaran dan di hari berikutnya melakukan pengangkutan 100 persen hingga saat ini.
“Jadi total ada 45 armada truk serta 180 orang pekerja kebersihan yang terus siaga secara bergantian dalam 4 shift dalam 1 X 24 jam,” katanya.
Ia menambahkan hingga saat ini kondisi sampah di Kota Kendari relatif tuntas diminimalisir penumpukannya. (Antara)
Baca Juga: Lama Dalam Lapas Kendari, Narapidana Ini Jadi Penghafal Al Qur'an
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mengenang Anthonius: Selamatkan Ratusan Nyawa Penumpang Pesawat di Palu
-
Cegah Korupsi di Kampus UNM, Farida Patittingi: SPI Jangan Ragu
-
Kapan Hujan Turun di Sulsel? BMKG: Ada Daerah Hujannya Maret 2027
-
Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
-
Rumah Panggung Mewah Pengusaha Sidrap Ludes Terbakar