SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar dan Perum Peruri telah sepakat melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dalam digitalisasi layanan dan sistem informasi pemerintahan.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, MoU untuk memastikan bahwa penerapan digitalisasi layanan dan sistem informasi pemerintahan dapat berjalan secara efektif dan efisien.
"Semoga MoU membawa perwujudan Makassar sebagai kota pintar dengan memanfaatkan teknologi dan data secara efektif," ujarnya, Sabtu 9 Maret 2024.
Penandatanganan MoU dilaksanakan di Kantor Perum Peruri Jakarta oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Direktur Digital Business Perum Peruri Farah Fitria.
Baca Juga: Daftar Nama Caleg Kota Makassar Hampir Pasti Jadi Anggota DPRD Makassar
Danny - sapaan akrab Ramdhan Pomanto memaparkan bahwa Pemerintah Kota Makassar mengusung konsep yang berbeda dalam pemerintahannya yakni Sombere and Smart City.
"Sombere itu bahasa Makassar, artinya keramahan, persaudaraan dan rendah hati. Kalau Smart City ini hanya tentang perangkat lunak dan perangkat keras, maka keduanya dikombinasikan," katanya.
Danny menjelaskan bahwa konsep Sombere and Smart City ini sudah ia bangun sejak periode pertamanya memimpin yakni 2015, termasuk penerapan konsep Smart City di lorong-lorong.
Dia menyatakan upaya digitalisasi pun terus dilakukan hingga saat ini dimana Makassar tengah membangun ekosistem metaverse.
"Termasuk CCTV, pembayaran pajak secara digital, AI, hingga saat ini kami sedang dibangun ekosistem Makaverse atau Makassar Metaverse. Kami juga sedang membangun Marvec (Makassar Virtual Economic Center) sebagai pusat monitoring semua layanan publik dengan video wall yang lebih bagus dari yang lama," terangnya.
Baca Juga: Anak di Bawah Umur Pelaku Pembunuhan di Makassar Hendak Kabur ke Kalimantan
Adapun serangkaian produk dan jasa yang tertuang dalam kerja sama tersebut yakni Sistem Kota Digital yang mencakup antara lain Digital ID untuk Masyarakat Kota Makassar, Graph Data Analityc, Sistem Command Centre dan Komputasi Awan.
Berita Terkait
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Hina Indonesia Negara Miskin, Anco Jansen Kini Semprot Mees Hilgers Cs
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka