SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, mendorong supaya perlu adanya pembuatan Alkitab menggunakan bahasa Port Numbay atau bahasa daerah setempat. Sehingga bahasa lokal daerah itu tetap dilestarikan.
Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey dalam perayaan HUT ke-70 Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) di Gereja ST Petrus Paulus Argapura, mengatakan dalam pembuatan Alkitab menggunakan bahasa Port Numbay pihaknya akan bekerja sama dengan Gereja Kristen Injili Klasis Port Numbay.
"Dengan demikian maka kami sudah ikut untuk melestarikan bahasa Port Numbay yang ada di 14 kampung," katanya, Sabtu 25 Februari 2024.
Menurut Pekey, bukan saja Alkitab dalam bahasa Port Numbay tetapi lagu Rohani juga bisa dibuat dalam bahasa lokal daerah tersebut dengan bahasa Indonesia.
"Selain itu, juga pembuatan kamus bahasa daerah akan dibuatkan sehingga semua itu akan dibagikan ke semua masyarakat di kampung untuk dipelajari khususnya generasi muda," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya berharap supaya LAI juga turut serta dalam pembuatan Alkitab versi bahas Port Numbay sehingga membantu masyarakat untuk menggunakan ibu.
"Karena bahas lokal Kota Jayapura terancam punah seiring perkembangan era teknologi yang semakin pesat saat ini," katanya lagi.
Pihaknya juga mengapresiasi LAI yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah setempat untuk menyampaikan kabar suka cita Injil bagi seluruh masyarakat di Kota Jayapura. (Antara)
Baca Juga: Penghormatan ke Lukas Enembe, Warga Diminta Tidak Beraktivitas Saat Jenazah Tiba
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi
-
Zulhas Ultimatum Appi Soal PSEL: Dua Pekan Harus Beres, Kalau Tidak Diambil Alih Gubernur
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?