SuaraSulsel.id - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) melaporkan telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat atau KUR untuk 374.028 debitur di Sulawesi Selatan sepanjang tahun 2023. Realisasi ini jauh melampaui target dari yang diharapkan.
"Kami menjadi salah satu bank dengan penyaluran KUR tertinggi di Sulsel, dan sebagian besar kami salurkan untuk KUR mikro," kata Regional CEO BRI Makassar Hendra Winata, Senin, 8 Januari 2024.
Ia merinci total penyaluran KUR untuk wilayah Sulsel selama 2023 senilai Rp 17,586 Triliun, untuk 374.028 debitur. Penyaluran tersebut didominasi oleh KUR skala mikro.
"Didominasi oleh sektor perdagangan dan pertanian. Secara umum pun kami tidak membatasi kuota untuk penyaluran KUR tahun lalu," jelasnya.
Kata Hendra, BRI sangat memberi kemudahan dalam penyaluran KUR. Yakni membentuk klaster ekonomi untuk tiap sektor.
Semisal, kata Hendra, ada klaster ayam petelur, klaster jagung, sampai klaster kelompok nelayan.
"Klaster ini diharapkan akan memudahkan pembinaan para nasabah dan penyalurannya," ujarnya.
"Kalau ada klaster, kami akan sangat menekankan untuk dipermudah. Silahkan langsung ke BRI unit terdekat untuk komunikasi dan langsung dibantu," tuturnya.
Lebih lanjut ia menekankan, BRI akan terus berkomitmen untuk menyalurkan KUR sebagai upaya mendorong roda perekonomian grass root serta untuk mendukung penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Baca Juga: Sasar Konsumen Kelas Menengah Atas, Teh Organik Bankitwangi Hadir dalam UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR
Selain itu, BRI juga tengah berusaha memaksimalkan penyaluran KUR terutama serapan untuk sektor pertanian.
Dia mengakui kendala El Nino yang melanda wilayah ini membuat penyaluran kredit untuk sektor tersebut masih bisa ditingkatkan.
Oleh karena itu pihak BRI meyakini penyaluran KUR untuk sektor pertanian di Sulsel akan semakin tinggi di tahun 2024 karena sudah memasuki puncak musim hujan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
Sasar Konsumen Kelas Menengah Atas, Teh Organik Bankitwangi Hadir dalam UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR
-
CRAFTOTE Gallery & Coffee Siap Jalin Kerja Sama dengan Buyer dari Kanada Usai Ikut UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023
-
Kunjungi Lokasi Pengolahan Pisang Cavendish di Makassar, PKK Sarankan Masyarakat Belajar ke Daerah Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Investasi Panas Bumi Rp1,5 Triliun di Luwu Utara Diduga Terafiliasi Israel, Siapa Beri Izin?
-
Wali Kota Makassar Usul Pembentukan Kecamatan Baru ke Kemendagri
-
Ketika Orang Datang Melihat-lihat Bertanya Harga, Lalu Pergi..
-
Usai Aniaya Bripda Dirja Pratama Hingga Meninggal, Bripda Pirman Antar ke RS
-
Di Mana Saja? Ini 6 Lokasi Pengungsian Korban Banjir Makassar Terparah