Persoalan-persoalan keselamatan kerja yang buruk ini tak hanya monopoli IMIP, namun juga buruk di pusat-pusat smelter nikel di Indonesia. Dari GNI, VDNI, dan OSS, IWIP, hingga smelter-smelter di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Jelang Natal tahun lalu, misalnya, di smelter PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), Morowali Utara, Nirwana Selle, TikToker beken dan operatar alat berat PT GNI, terjebak dalam kebakaran smelter PT GNI bersama seorang temannya I Made Defri Hari Jonathan. Mereka berdua meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Penanganan kasus-kasus semacam Nirwana Selle ini buruk dan cenderung menyalahkan korban dan berbelit-belit terkait uang kematian, menyebabkan kemarahan para karyawan dan pecah dalam pemogokan karyawan PT GNI pada 14 Januari 2023 dan menewaskan tiga karyawan GNI.
Hingga saat ini, hasil investigasi kepolisian terkait peristiwa pemogokan berdarah ini tak pernah dikeluarkan untuk publik. Ratusan aparat keamanan yang diturunkan ke lapangan pasca kejadian tidak untuk melindungi hak-hak keselamatan para pekerja namun melulu hanya untuk kepentingan keberlangsungan produksi nikel.
“Beberapa hari setelah kejadian, pihak kepolisian mengumumkan situasi sudah kondusif, GNI beroperasi seperti semula. Namun hingga hari ini tak ada laporan siapa nama korban dari peristiwa tersebut,” tutur Imam Shofwan, dari devisi riset Jaringan Advokasi Tambang.
“Jatam saat itu, menuntut penghentian operasi GNI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait aktivitas GNI, namun tak didengarkan oleh aparat.”
Program Andalan Jokowi
Hilirisasi nikel ini jadi program andalan Jokowi. Telah makan korban. Tak hanya korban nyawa, tapi juga kemiskinan warga sekitar smelter nikel. Smelter nikel IMIP di Morowali, misalnya, menyebabkan wilayah tangkap ikan nelayan di Kurisa, Fatufia, menghilang.
“Hal ini disebabkan oleh laut yang dibuangi limbah PLTU IMIP 24 jam tiap hari dan tujuh hari tiap minggu non stop, sejak PLTU beroperasi di sana tahun 2015.” tutur Imam Shofwan.
Baca Juga: 51 Orang Jadi Korban Ledakan di Tungku Smelter di Kawasan PT IMIP
Selain itu, lahan pertanian warga Bahomakmur juga tidak lagi produktif sejak smelterisasi nikel berlangsung di dekat desa mereka.
“Tanaman padi yang baru ditanam langsung mati, jika terkena air kuning dari tambang nikel,” tutur Sabar, warga Baho Makmur.
“Sepuluh tahun terakhir kita tak lagi bisa tanam padi.”
persoalan kerusakan lingkungan dan hilangnya sumber-sumber kehidupan warga sekitar proyek hilirisasi ini, juga tak satupun yang menjadi perhatian pemerintah.
Untuk itu JATAM menuntut Presiden Jokowi dan Kapolri:
1. Menuntut Presiden Jokowi untuk segera melakukan audit/evaluasi atas seluruh tindakan kejahatan PT. IMIP terhadap buruh, warga terdampak, maupun lingkungan hidup.
2. Menuntut Presiden Jokowi dan Kapolri Listyo Sigit untuk segera lakukan proses hukum atas Kejahatan PT. IMIP, terutama terkait dugaan pelanggaran hukum dalam ketenagakerjaan, lingkungan hidup dan warga yang terdampak.
3. Menuntut presiden untuk segera perintahkan PT. IMIP agar melakukan pemulihan sosial-ekologis atas segala kerusakan yang telah terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'
-
Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, Tegaskan Dukungan untuk Olahraga
-
Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang
-
BEM FST USN Kolaka Soroti Persoalan Banjir Lamedai-Dugaan Kekerasan Terhadap Massa Aksi