SuaraSulsel.id - Kritikus kuliner atau populer dengan sebutan Food vlogger, Codeblu, kali ini mencoba kuliner khas Makassar Pallubasa Serigala. Ia bahkan datang langsung ke kota Makassar untuk mencicipi makanan legend tersebut.
Awalnya warganet sempat was-was karena Codeblu terkenal soal kritik pedasnya. Namun ternyata, Pallubasa bikin seorang food vlogger kontroversial itu sampai tambah dua mangkok.
"Yang ini bukan Five star (bintang lima), tapi legendary di Makassar. Rasanya itu luar biasa nikmat dipakein alas (telur bebek mentah)," tulisnya di video kontek TikTok @codebluuu.
Menurutnya, Pallubasa adalah kuliner yang kaya akan rempah-rempah. Semua aroma rempah seperti Kapulaga, cengkeh, jahe, lada yang kuat menyatu di sebuah mangkok.
"Kemudian proteinnya (telurnya) itu coated. Waktu dipecahin meleleh kayak keju," ungkapnya.
Yang paling ia sukai adalah serundeng kelapa yang berbeda dengan serundeng biasanya. Aromanya khas apalagi jika dicampur ke kuah Pallubasa.
"Ini nikmat sekali. Parutan serundengnya itu baunya khas banget," tuturnya.
Codeblu atau yang punya nama asli William Anderson viral di media sosial setelah berseteru dengan food vlogger ternama, Faridah Nurhan.
Kasus ini bermula saat Codeblu mereview warung makan Nyak Kopsah dan mengatakan tidak enak.
Baca Juga: 8 Kuliner Tradisional Khas Sulawesi Selatan Berbahan Dasar Pisang, Punya Segudang Manfaat
Kasus ini bahkan harus berujung hingga ke polisi. Setelah dengan Farida Nurhan, ia juga bermasalah dengan pemilik Black Owl setelah mereview makanan di resto mewah tersebut.
Karena komentar seperti itu, warganet sempat khawatir saat Codeblu mereview Pallubasa serigala. Mereka was-was jika makanan yang sudah punya sertifikat kekayaan intelektual komunal (KIK) itu malah dikomentari macam-macam.
"Kirain bau yang gimana, ternyata maksudnya wangi rempah," komentar warganet.
"Baru kali ini gak khawatir saat dia review makanan dan bill," kata yang lainnya.
"Bangga banget dapat review aaraaa aaraaa, artinya 10/10," komentar warganet lain.
Seperti diketahui, Pallubasa adalah makanan khas di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar. Bentuknya hampir sama dengan coto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun
-
Penantian 1 Tahun Berbuah Manis, Jurnal Al-Daulah UIN Alauddin Tembus Scopus
-
Ketika Warga Desa Harapan Tergusur Demi Proyek Strategis Nasional, Apa yang Terjadi?
-
Kalau Nanti Di-bully Lagi Bagaimana? Tidak Akan Ada Mau Berteman dengan Saya
-
Balita Tewas Ditabrak Mobil Perwira Polisi di Bone