SuaraSulsel.id - Video alat berat menimbun tanah dan kuburan di kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan viral di media sosial. Pemilik lahan yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa menangis histeris.
Peristiwa terjadi di Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin, 27 November 2023.
Sejumlah warga terlihat berupaya menghalangi alat berat yang menimbun rumah dan kuburan di wilayah itu.
"Tanah dijual beserta rumah, kuburan dan semua tanamannya. Kasihan masyarakat. Ini sebagian kecilnya," ujar perekam video tersebut.
Dari informasi yang dihimpun ternyata wilayah tersebut hendak dijadikan tambang emas oleh PT Masmindo. Namun, pemilik lahan mengaku tidak pernah menjual tanah mereka.
Usut punya usut, proses pembebasan lahannya diurus kepala desa. Banyak lahan yang dijual ke PT Masmindo tanpa sepengetahuan warga.
"Uang tanah itu ternyata digunakan oleh ibu desa untuk membeli kerbau, untuk acara adat," lanjutnya.
Beberapa lahan warga juga diam-diam dibalik nama tanpa menandatangani surat pernyataan. Warga sudah mengajukan protes ke pihak perusahaan tapi tidak ada tindak lanjut.
Atas dasar itu mereka menolak pembebasan lahan oleh pihak perusahaan. Warga juga sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Luwu.
Baca Juga: Mantan Kepala Desa di Kabupaten Luwu Dituntut 5,6 Tahun Penjara Karena Korupsi Dana Desa
Kasatreskrim Polres Luwu AKP Muhammad Saleh mengaku sudah menetapkan Kepala Desa Rante Balla bernama Etik jadi tersangka.
Etik diduga melakukan tindak pidana korupsi dan pungli soal lahan.
"Iya, sudah (tersangka) kemarin malam," ujar Saleh saat dikonfirmasi, Selasa, 28 November 2023.
Saleh mengaku Etik belum ditahan. Sebab saat dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku sakit hingga dilarikan ke rumah sakit.
Etik diduga menerbitkan surat keterangan tanah, surat pemberitahuan pajak terutang dan surat penerbitan objek pajak. Dari hasil pemeriksaan polisi, ia mendapatkan keuntungan sekitar Rp200 juta untuk pengurusan surat tersebut.
"Uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi salah satunya hajatan keluarga," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026
-
Ratusan Petani Luwu Timur Turun Gunung Tolak Penggusuran Kawasan Industri
-
Rebutan Solar Berdarah di SPBU Makassar, Kenapa Pertamina Selalu Bilang Stok Aman?
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !