SuaraSulsel.id - Rekaman video yang belum lama ini beredar di media sosial memperlihatkan seorang gadis di Makassar yang jadi korban penganiayaan. Kejadian nahas ini terjadi antara sesama gadis lainnya dengan motif percintaan.
Video penganiayaan gadis di Makassar ini diunggah oleh akun @Pai_C1 dan menjadi viral di X dalam waktu singkat. Keterangan unggahan menyebut bahwa kejadian ini terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Terjadi tindak kekerasan antara remaja putri bawah umur di Waduk Pampang Tunggu Makassar. Gara-gara cemburu. Korban dipukul pakai batu bata, jambak sampai muntah-muntah" tulis cuitan di akun tersebut.
Dalam video nampak seorang gadis yang mengenakan hoodie berwarna cokelat melakukan aksi penganiayaan kepada gadis lainnya yang mengenakan pakaian berwarna hitam.
Gadis yang mengenakan hoodie berwarna pink secara terus menerus memukul bagian kepala gadis yang mengenakan pakaian berwarna hitam yang terbaring lemas mencoba melindungi kepalanya.
Aksi pemulukan ini berlangsung cukup panjang sambil disaksikan oleh sejumlah gadis lainnya yang nampak menonton pertengkaran tersebut. Seorang gadis bahkan sempat meminta agar gadis hoodie cokelat tersebut tidak memukul korbannya dengan menggunakan batu.
Penganiayaan ini baru berhenti ketika dipisahkan oleh seorang pria yang tiba-tiba melintas di lokasi tersebut. Pria ini berusaha untuk memisahkan keduanya yang sedang terlibat perkelahian ini.
Hingga artikel ini dibuat, tidak diketahui dengan pasti mengenai alasan gadis di Makassar ini menjadi korban penganiayaan. Dalam video, korban sempat muntah-muntah akibat pukulan yang ia terima di kepala.
Kini kasus penganiayaan gadis di Makassar ini sudah dilaporkan kepada Polrestabes Makassar untuk kemduian ditangani oleh pihak berwajib nantinya.
Baca Juga: Hadapi Juara Bertahan, PSIS Semarang akan Beri Perlawanan ke PSM Makassar
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: PSIS Semarang Beri PSM Makassar Dua Kekalahan Beruntun
-
Live Streaming PSIS Semarang vs PSM Makassar, BRI Liga 1 Segera Berlangsung
-
Taisei Marukawa Masih Cedera di Pangkal Paha, Mustahil Bisa Diturunkan Saat Lawan PSM Makassar
-
Jadwal dan Siaran Langsung BRI Liga 1 Hari Ini: PSM Makassar Tantang PSIS Semarang, Persija Tandang ke Markas Persis
-
Kasus Toilet Pintar Makassar, Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Akan Periksa Kepala Sekolah
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar
-
Tanpa Antre di Saudi! Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kini Bisa Langsung ke Hotel
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional