SuaraSulsel.id - Unjuk rasa yang berujung pembakaran kantor Bupati Pohuwanto membuat fasilitas di gedung tersebut rusak dan ludes terbakar.
Seperti diketahui pada Kamis (21/9/2023), massa aksi yang menyuarakan penolakan tali asih sebagai konpensasi pengalihan lahan untuk pertambangan melakukan demo sambil melempar batu hingga membakar mobil.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pohuwato, Iskandar Datau, mengatakan ada beberapa fasilitas yang di rusak oleh masa aksi, seperti kantor DPRD Pohuwato, Rumah Dinas Bupati Pohuwato, bahkan Kantor Bupati Pohuwato ludes terbakar.
“Sebagai gambaran rusak total kantor Bupati, saat dibangun tahun 2004 itu dengan anggaran Rp 12 miliar,” ujar Iskandar, usai doa dan zikir bersama di belakang kantor Bupati Pohuwato, Jumat (22/09/2023) seperti dilansir gopos.id – jaringan suara.com.
Namun fasilitas daerah yang rusak belum bisa di hitung, karena banyak yang rusak termasuk rumah di Bupati Pohuwato.
“Mungkin kita estimasi dibandingkan dengan tahun sekarang dengan inflasi 20 tahun yang lalu, sudah kita tdak bisa hitung,” papar Iskandar.
Meski terjadi kebakaran di gedung kantor Bupati, pelayanan berjalan sebagaimana mestinya. Untuk sementara pelayanan akan di pindahkan di kantor Bupati Pohuwato sebelumnya.
“Ada 150 pegawai ASN di sekretariat Daerah akan dipindahkan di kantor bersama, pelayan tetap maksimalkan demi masyarakat Pohuwato,” tutup Iskandar.
Baca Juga: Temui Pengurus PKK Bantaeng, Sofha Marwah Bahtiar Ajak Bersinergi Sukseskan Program
Berita Terkait
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap