SuaraSulsel.id - Polisi telah menangkap pria penuh tato di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Karena melakukan penganiayaan terhadap seorang anak Sekolah Dasar (SD).
Pria bernama Suharto itu diamankan jajaran Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Wajo. Saat berjualan di pasar tradisional Atapange, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulsel, pada Senin (13/3/2023).
Mengutip portalmedia.id -- jaringan Suara.com, Kasat Reskrim Polres Wajo AKP Theodorus Echeal mengatakan, pria berwajah garang ini telah melakukan aksi penganiayaan terhadap bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) berinisial AA (12 tahun).
"Aksi penganiayaan terjadi pada Sabtu 25 Februari, pelaku sempat kabur. Pelaku menganiaya korban dengan tangan kosong di bagian wajah, korban sempat mengalami memar," kata Theodorus.
Theodorus menjelaskan, korban dan pelaku ini saling kenal dan bertetangga. Penganiayaan bermula kala AA dan anak pelaku sedang bermain. Tak lama, anak pelaku ini menyiramkan air hingga menendang AA.
Di situ AA, membalas dengan cara mendorong anak pelaku hingga terjatuh dan menangis. Mendengar tangisan sang anak pelaku lantas keluar dan langsung melakukan aksi penganiayaan terhadap bocah tak berdaya itu.
"Penganiayaan terjadi karena tidak terima anaknya didorong oleh korban, korban dan anak pelaku ini berteman sebaya. Tapi sementara kita lakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Ini Jadwal Lengkap dan Rangkaian Acara Makassar Half Marathon 2026
-
Apakah Harga Beras SPHP Naik di Tengah Fluktuasi Kurs Dolar? Ini Penjelasan Bapanas
-
Angin Puting Beliung Terjang Tolite Jaya Gorontalo Utara
-
Lapas Narkotika Gowa Dirusak Massa, Dituding Sarang Narkoba
-
Internet di Sitaro dan Sangihe Bakal Mati Total, Ini Jadwal dan Penyebabnya