"Jadi memang harus hati-hati. Masyarakat kita ini memang sangat rentan jadi korban. Dan pelaku phishing ini korbannya tak hanya menengah ke bawah, tapi juga ke atas," bebernya.
Sementara itu, Asisten II Pemprov Sulsel Ichsan Mustari mengatakan phising merupakan modus baru yang harus diantisipasi. Jangan sampai banyak masyarakat yang menjadi korban.
"Kita juga berharap konsumen bisa paham bagaimana melindungi diri sendiri," kata Ichsan.
Ichsan menuturkan Pemprov bersama OJK akan semakin aktif mensosialisasikan soal kejahatan electronic banking. Selain itu meminta perbankan agar bisa menjaga data nasabah dengan baik.
Pemprov juga dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi Si Pelindung Konsumen. Nantinya, jika ada masyarakat yang jadi korban maka bisa langsung mengadu ke aplikasi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang
-
Pangdam Hasanuddin Gandeng Ormas dan Ojol Berantas Mafia TNI
-
Jenderal yang Menanggalkan Gelar Andi, Kini Bergelar Pahlawan Nasional
-
5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo
-
Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan