Sulaiman mengaku tidak mau putus asa. Meski tiga kali terkena serangan flu burung.
Dari 10 anak ayam yang tersisa, Sulaiman mencari cara di media sosial. Memelihara anak ayam kampung. Agar tetap sehat dan tidak terserang penyakit.
Meski sudah melakukan berbagai upaya, usaha Sulaiman tetap jalan di tempat. Tidak bisa berkembang. Selain minim modal usaha, fasilitas yang dimiliki juga sangat terbatas.
Bertemu PT Vale
Hobi Sulaiman ternyata dilirik oleh pemerintah desa. Sehingga Sulaiman ditawarkan untuk bekerja sama dengan PT Vale. Melalui program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM.
Setelah proposal disetujui. Bersama Vale, Sulaiman diberi pendampingan teknik memelihara ayam kampung secara organik.
"Kami memelihara 500 ekor ayam. Sudah terjual sebagian. Sekarang tersisa 150. Alhamdulillah bersama PT Vale sangat bermanfaat," katanya.
Sulaiman yang merupakan penyandang disabilitas mengaku memilih budidaya ayam kampung karena senang. Harganya juga lebih mahal dibandingkan ayam ras dan ayam potong.
Setiap kilo ayam kampung dijual Rp60 ribu. Dengan usia 90 hari, ayam kampung organik yang dipelihara sudah bisa dipanen.
Baca Juga: Tulus dan Tuli Berdaya
"Saya hanya pelihara ayam dan tekuni. Mudah-mudahan tidak ada virus lagi," harapnya.
Untuk mecegah penyakit pada ayam, Sulaiman diajari membuat jamu. Menggunakan bahan-bahan alami. Diberikan ke ayam agar terhindar dari penyakit.
Selain itu, jamu yang dibuat juga membuat rasa daging ayam organik tambah enak.
Sulaiman bersama 11 anggota kelompoknya juga membuat cairan disinfektan dari bahan alami. Disemprotkan ke kandang ayam.
Cairan disinfektan dari alam tidak hanya menjauhkan penyakit, kotoran ayam yang dikeluarkan juga tidak mengeluarkan bau menyengat.
"Sehingga tetangga tidak terganggu dengan bau kotoran ayam," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Gubernur Andi Sudirman Serahkan Mobil Operasional untuk Puskesmas Rongkong
-
Gubernur Sulsel Luncurkan Penerbangan Perdana Masamba-Makassar
-
BRI Perkuat Brand Lewat Clash of Legends 2026, Tampilkan Barcelona Legends di GBK Senayan Jakarta
-
Kredit Commercial BRI Tumbuh Rp22,6 Triliun Dibandingkan Tahun Sebelumnya
-
Tak Terima Jusuf Kalla Dilaporkan, Sejumlah Organisasi Minta Laporan Dicabut: Itu Salah Paham!