SuaraSulsel.id - Pemprov Sulsel Pidanakan Suporter PSM yang Lakukan Pengrusakan di Kantor Gubernur
Sejumlah fasilitas di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dirusak oleh oknum yang mengaku suporter PSM Makassar.
Pihak Pemprov Sulsel akan mengambil tindakan hukum.
Kepala Satpol PP Pemprov Sulsel Andi Rijaya mengatakan, pihaknya akan mempidanakan suporter yang melakukan pengrusakan. Mereka akan dilaporkan ke polisi.
"Akan kami ambil langkah hukum. Segera kita laporkan ke polisi," ujar Rijaya, Senin 5 Desember 2022.
Diketahui, sekelompok massa yang mengatasnamakan Aliansi Peduli Mattoanging memaksa masuk ke kantor Gubernur Sulsel pada Senin, 5 November 2022.
Mereka melakukan aksi jalan kaki dari Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat hingga ke Kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Massa yang jumlahnya ratusan langsung merusak pagar dan memaksa masuk. Sambil membentangkan spanduk dan meneriakkan yel-yel, mereka melempar puluhan bola ke arah Aatpol PP dan Polisi yang berjaga.
Anggota Satpol PP dan polisi yang kalah banyak jumlahnya pun tak bisa berkutik. Mereka membiarkan massa masuk hingga ke dalam lobi kantor Gubernur.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Kantor Gubernur Sulsel Rusak Diserang Massa
Tak berhenti di situ. Massa memaksa naik ke atas ruangan kerja Gubernur Sulsel.
Karena dihalau, mereka saling dorong dan hampir baku pukul.
Tiba-tiba di luar ruangan kaca depan kantor Gubernur dilempari batu. Massa semakin menjadi-jadi. Mereka membanting meja dan merusak pot bunga.
Dalam tuntutannya, para supporter tak terima stadion Mattoanging dibongkar dan tak kunjung dibangun.
"Mattoanging harga mati," teriak para suporter.
Hingga kini, suasana di kantor Gubernur Sulawesi Selatan sudah kondusif. Para pengunjuk rasa sudah membubarkan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara
-
Kejati Sulsel Vs Bahtiar Baharuddin: Saling 'Serang' Bukti di Sidang Praperadilan Bibit Nanas
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar