Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 28 November 2022 | 13:49 WIB
Syahrir Cakkari, kuasa hukum terdakwa kasus pelanggaran HAM Berat di Paniai Papua, Senin 28 November 2022 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara Tambing]

Dari hasil investigasi tim gabungan pencari fakta (TGPF) juga belum mampu mengungkap pelaku sebenarnya saat ini. Mereka bekerja tidak maksimal dengan alasan waktu tidak mencukupi.

JPU juga berpendapat bahwa terdakwa membiarkan penyerangan kepada penduduk sipil. Namun menurut Isak, ia sudah melakukan pencegahan sesuai prosedur yang berlaku.

"JPU juga tidak mendalami tembakan dari pihak kepolisian. Padahal ada berapa anggota polisi termasuk anggota Brimob yang turun. Mereka berpotensi menjatuhkan korban meninggal dunia dan luka-luka," ucapnya. (Antara)

Baca Juga: Kuasa Hukum Minta Terdakwa Kasus Pelanggaran HAM Berat Dibebaskan

Load More