SuaraSulsel.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan terdapat empat bandara dan dua bandara cadangan yang disiapkan untuk menjadi lokasi parkir pesawat kenegaraan para pemimpin dunia yang akan menghadiri KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022.
"(Bandara) Ngurah Rai, (Bandara di) Lombok, (Bandara di) Makassar, (Bandara di) Surabaya," kata Menhub Budi Karya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 2 November 2022.
Empat bandara di empat daerah itu adalah Bandara Internasional Ngurah Rai (Badung), Bandara Internasional Hassanudin (Makassar), Bandara Internasional Lombok (Lombok) dan Bandara Internasional Juanda (Surabaya). Dua bandara lainnya yang disiapkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan adalah Bandara Internasional Yogyakarta, dan Bandara Internasional Adi Sumarno Solo, Jawa Tengah.
"Bisa extend ke Yogyakarta sama Solo," kata Budi.
Sebagai tuan rumah Presidensi G20, Indonesia saat ini tinggal menunggu konfirmasi dari tiga pemimpin anggota G20 yang belum memberikan kepastian kehadiran di Bali pada pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi G20.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan menghubungi langsung tiga pemimpin tersebut untuk meminta konfirmasi kehadiran di KTT G20.
"G20, tinggal 3 (pemimpin) yang belum (memberikan konfirmasi kehadiran), nanti akan saya telepon untuk mengkonfirmasi kedatangan beliau-beliau," kata Presiden Jokowi, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu.
Meski demikian, Jokowi menilai tingkat kehadiran para pemimpin G20 pada KTT G20 mendatang terbilang cukup tinggi. Dia mengatakan berdasarkan data sementara, sudah terdapat 17 hingga 18 pemimpin anggota G20 yang memberikan konfirmasi kehadiran di pertemuan puncak rangkaian Presidensi G20 Indonesia itu.
Menurut Jokowi, sebuah kehormatan bagi Indonesia ketika ada sekitar 17-18 pemimpin negara yang memastikan hadir di pertemuan tersebut.
Baca Juga: Pemimpin 17 Negara Disebut Sudah Mengonfirmasi Kehadiran di KTT G20 Bali
“Tapi 17-18 (pemimpin) sebuah angka yang banyak sekali, di dalam keadaan normal itu banyak sekali, artinya di situasi sangat sulit sekali beliau-beliau datang itu sebuah kehormatan bagi kita,” kata Jokowi.
KTT G20 akan menjadi pertemuan puncak dari seluruh rangkaian pertemuan Sherpa Track, Financial Track, maupun Engagement Groups selama Presidensi G20 Indonesia dari Desember 2021 hingga November 2022.
G20 merupakan forum global yang berdiri sejak 1999 dan memberikan kontribusi terhadap 85 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Dunia, 75 persen perdagangan internasional dan 65 persen populasi dunia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
TPP ASN Sulsel Dipotong, Pemprov Tegaskan Gaji Pokok dan Hak Wajib Tetap Aman
-
Liburan Berakhir Tragis: 2 Turis Asing Diusir dari Indonesia Karena Tak Mampu Bayar Denda Overstay
-
Jadwal Imsakiyah Kota Makassar 1 Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
-
Pajak Kendaraan Warga Makassar Melonjak Karena Opsen? Ini Penjelasan Bapenda Sulsel
-
MA Vonis 'Ratu Emas' Mira Hayati 2 Tahun Penjara