SuaraSulsel.id - Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara berunjuk rasa menuntut Wakil Rektor III, Sukman, mundur dari jabatannya.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, mahasiswa menyampaikan aspirasi dengan berunjuk rasa. Sambil membakar ban bekas, Senin 31 Oktober 2022.
Dalam aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa terungkap, Sukman dilaporkan sering melakukan tindak kekerasan terhadap sejumlah mahasiswa teknik. Dalam waktu yang berbeda-beda.
Muh. Ali Aksan, salah satu mahasiswa teknik yang menjadi korban kekerasan mengatakan, Sukman pernah memberinya pukulan di perut sewaktu melakukan penawaran mata kuliah.
Ia tidak mengerti apa tujuan wakil rektor III melakukan pemukulan tersebut.
"Apakah bercanda atau tidak, saya tidak tahu. Tapi yang jelas dia lakukan kekerasan sama saya," katanya.
Terpisah, mahasiswa lainnya, Zaman menjelaskan, aksi yang mereka lakukan hari ini adalah buntut dari akumulasi tindak kekerasan yang dilakukan Sukman.
"Kami menuntut agar wakil rektor III segera diturunkan," kata Zaman.
Zaman menambahkan, tindakan yang dilakukan Sukman tidak dapat lagi ditoleransi. Ia berharap pihak rektorat melihat hal ini tidak sebagai persoalan yang kecil.
Baca Juga: Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara: 3 Anak Meninggal Dunia Diduga Gangguan Ginjal Akut
Setelah mahasiswa melakukan orasi dan membakar ban bekas, mewakili universitas, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Edi, menerima mahasiswa dengan dialog bersama.
Adapun hasil dialog tersebut, seluruh tuntutan yang dibawa mahasiswa akan dibicarakan bersama rektor dan wakil rektor III.
"Kami sudah sepakati hari Kamis. Rektor, wakil rektor III dan mahasiswa akan dipertemukan," katanya.
Untuk diketahui, pada saat demonstrasi berlangsung, rektor dan wakil rektor III tidak berada di tempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Bantah Danai Isu Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Bakal Lapor ke Bareskrim Polri Besok
-
Rp3 Triliun untuk PSEL Sulsel, Menteri LH: Gubernur Meyakinkan Kami
-
Hati-hati Haji Ilegal, Kenali Modus 'Jalur Cepat' Bisa Bikin Anda Rugi 10 Tahun
-
BPBD Sulteng: 552 Rumah Terdampak Banjir di Balaesang dan Sirenja
-
Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari