Provinsi Gorontalo memiliki empat bahasa daerah yang tersebar pada tiap wilayah penuturnya, antara lain bahasa Gorontalo, bahasa Suwawa, bahasa Minahasa dialek Jawa Tondano, dan bahasa Bajou.
Namun, apa yang akan terjadi apabila keempat bahasa daerah ini hilang? UNESCO mengingatkan bahwa ketika suatu bahasa punah, dunia kehilangan warisan yang sangat berharga—sejumlah besar legenda, puisi, dan pengetahuan yang terhimpun dari generasi ke generasi akan ikut punah.
Perlahan, tetapi pasti, masalah kepunahan bahasa ini turut menggerogoti daerah dengan julukan Serambi Madinah yang berada di wilayah utara pulau Sulawesi. Penelitian mengenai vitalitas bahasa daerah pada tahun 2019 oleh Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo yang dilakukan di tiga desa yaitu, Desa Bondara, Desa Bondawuna, dan Desa Bonedaa di Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo mampu menjadi gambaran daya hidup bahasa Gorontalo dewasa ini.
Apabila kita menilik kriteria vitalitas bahasa berdasarkan bahasa yang dikuasai, terungkap bahwa penutur yang menguasai bahasa Suwawa dan bahasa Gorontalo masuk dalam kategori 4, yaitu mengalami kemunduran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?