SuaraSulsel.id - Seorang guru Sekolah Dasar di Buton Selatan diduga mencabuli murid kelas 3 Sekolah Dasar, masih bebas berkeliaran.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, korban berumur 8 tahun. Ibu korban mengatakan, peristiwa terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022.
Ibu korban melihat bercak darah yang melekat di celana dalam dan kemaluan korban. Ketika membuka seragam sekolahnya.
Saat kelaminnya disentuh, korban merasa kesakitan.
"Ketika saya tanya ini anak (korban) langsung menangis. Saya tanya juga dia tidak mengaku. Nanti hari kedua pasca kejadian baru mengaku," ungkap ibu korban, Sabtu (17/9/2022).
Menurut pengakuan korban, pelaku pencabulan adalah guru wali kelas korban. Kejadian itu dilakukan dalam ruangan kelas belajar.
"Katanya pakai tangan dia masukan ke kemaluannya. Makanya kelamin anak ini luka," ungkapnya.
Mengetahui anaknya mendapat perlakuan tak senonoh, dirinya langsung melaporkan kejadian itu di Polsek Siompu, Polres Buton. Usai diambil keterangannya. Kemudian ke Puskesmas Siompu Barat untuk visum.
Usai visum, dokter setempat menyarankan kepada keluarga korban agar menggunakan air hangat ketika membersihkan kelamin korban usai buang air kecil.
"Karena memang kelaminnya anak ini luka," tambahnya.
Kini korban dirawat di RSUD Kota Baubau setelah sebelumnya dirawat di RS Fagahusada. Karena luka pada kelamin korban sudah mengalami infeksi.
Lebih sakit lagi, kata ibu korban, terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
"Saya sesalkan karena sudah 3 minggu ini tidak ada kejelasan terhadap kasus ini. Pihak kepolisian hanya suruh kami untuk cari bukti dan saksi. Supaya kasus ini bisa diungkap," kesalnya.
Ia berharap, pelaku bisa ditangkap dan dihukum seadil-adilnya. Ia juga tak mengizinkan anaknya ke sekolah, mengingat tak ada kejelasan dari pihak sekolah. Terkait kasus ini. Padahal kasus itu terjadi masih dalam lingkungan sekolah.
"Saya tidak berharap yang lain. Saya hanya harap pelakunya bisa ditangkap," harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Gubernur Sulsel: Proses Seleksi Paskibraka Sesuai Mekanisme
-
Ini Daftar Direksi dan Komisaris Baru Hasil RUPST PT Vale
-
Tarif Listrik April Hingga Juni 2026 Naik? Ini Penjelasan PLN
-
Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyelundup BBM Subsidi
-
Negara Rugi Rp361 Miliar, Terbongkar Jaringan Penyelundup Solar Subsidi dari Sulsel ke Kalimantan