Polisi Cegah Peristiwa 2012 Terjadi Kembali
Peristiwa yang sama dikhawatirkan kembali terjadi. Karena ribuan mahasiswa disebut akan turun ke jalan menolak kenaikan harga BBM.
Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando mengatakan pihaknya telah menyiagakan sekitar 1.955 personil gabungan. Untuk melaksanakan pengamanan giat di beberapa lokasi. Salah satunya yang akan diawasi adalah SPBU.
"Ada sekitar sembilan kampus yang akan menggelar unjuk rasa, hari ini. Kami mengawasi sejumlah objek vital seperti SPBU, Kantor DPRD, Kantor Gubernur, Kejati dan Mapolda," kata Lando.
Ia berarap agar setiap elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasinya selalu mentaati segala ketentuan yang berlaku. Tidak merugikan kepentingan umum. Sehingga penyampaian aspirasi dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.
"Dan kepada masyarakat pengguna jalan raya agar selalu waspada terutama terkait dengan kemacetan arus lalu lintas. Selalu monitor perkembangan situasi. Sehingga tidak terjebak kemacetan," jelasnya.
Ia menyampaikan, polisi akan mengalihkan arus lalu lintas dengan menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan. Sementara, untuk kendaraan besar diharapkan menghindari titik aksi. Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Masyarakat tidak perlu takut, namun tetap waspada dalam setiap aktivitas. Kami harap masyarakat juga tidak percaya dengan isu yang sifatnya hoaks yang akibatnya akan merugikan semua pihak," ungkap Lando.
Pantauan SuaraSulsel.id, hingga Pukul 14.00 Wita, sejumlah ruas jalan utama di Kota Makassar tampak lengang. Tidak seperti biasanya, jumlah kendaraan yang lalu lalang terlihat berkurang.
Baca Juga: Tarif Pete-pete di Makassar Naik 10 Persen, Penumpang Pasar Sentral - Sudiang Bayar Rp9.000
Ribuan mahasiswa dan organisasi buruh yang dikabarkan akan berunjuk rasa hari ini belum terlihat. Namun petugas keamanan dilengkapi mobil taktis terlihat bersiaga di sejumlah lokasi.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Beda Usia 53 Tahun, Pernikahan Haji Buhari Dengan Anak 18 Tahun Disorot Publik
-
Pembangunan Pelabuhan di Kecamatan Tonra Bone Disetujui Pelindo
-
Ribut Main Game Online, Pelajar di Makassar Tewas Ditikam
-
Pemkot Makassar Tertibkan 167 Lapak PKL di Biringkanaya
-
Ekspansi Global BRI Holding UMi Dimulai, Pegadaian Raih Pendanaan Jepang