Muhammad Yunus
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:30 WIB
Dua pendaki dilaporkan mengalami kondisi darurat saat melakukan pendakian di Gunung Bulubaria, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu 24 Mei 2026 [SuaraSulsel.id/Basarnas]
Baca 10 detik
  • Dua pendaki perempuan, Azizah dan Sumaya, mengalami kondisi darurat saat mendaki Gunung Bulubaria, Gowa, pada Sabtu, 23 Mei 2026.
  • Basarnas Makassar mengerahkan tim SAR gabungan untuk mengevakuasi korban yang mengalami cedera kaki dan serangan asma di lokasi berbeda.
  • Hingga kini, proses evakuasi oleh tim SAR gabungan masih terus berlangsung guna membawa korban ke lokasi yang lebih aman.

SuaraSulsel.id - Dua pendaki perempuan dilaporkan mengalami kondisi darurat saat melakukan pendakian di Gunung Bulubaria, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Tim SAR gabungan pun dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap keduanya pada Sabtu malam, 23 Mei 2026.

Informasi tersebut pertama kali diterima oleh Basarnas Makassar sekitar pukul 22.45 WITA dari Mustain, anggota Tim Rescue Bulubaria yang berada di lokasi pendakian.

Dua pendaki yang membutuhkan pertolongan diketahui bernama Azizah (24) dan Sumaya (25). Azizah dilaporkan mengalami cedera pada bagian kaki dan berada di Pos 4 jalur pendakian Gunung Bulubaria.

Sementara Sumaya mengalami serangan asma saat berada di Pos 8 yang memiliki medan lebih tinggi dan cukup sulit dijangkau.

Kondisi keduanya dinilai membutuhkan evakuasi medis segera karena cuaca dan medan pendakian tidak memungkinkan untuk turun secara mandiri.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim rescue setelah menerima laporan adanya pendaki yang membutuhkan pertolongan.

“Kami telah menerima laporan terkait adanya dua pendaki perempuan yang membutuhkan pertolongan di Gunung Bulubaria. Satu korban mengalami cedera kaki dan satu lagi mengalami asma. Tim rescue langsung kami instruksikan untuk bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan dan evakuasi,” ujarnya, Minggu (24/5).

Karena kedua korban berada di lokasi berbeda dan operasi dilakukan pada malam hari, Tim SAR Gabungan membagi personel untuk mempercepat proses penanganan dan evakuasi.

Baca Juga: Cekcok Soal Knalpot Bising Berujung Penikaman, Pemuda di Gowa Kritis

Operasi penyelamatan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Basarnas Makassar, Tim Rescue Bulubaria, Mapala UMI, potensi SAR lainnya, serta warga sekitar yang ikut membantu proses pencarian dan evakuasi di medan pegunungan.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Tim SAR Gabungan masih berupaya membawa kedua korban turun menuju titik aman sebelum diserahkan kepada tim medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Load More