Bagaimana tidak. Pengendara mobil box itu mengaku rela antre hingga berjam-jam demi mengisi solar pada tanggal 31 Agustus lalu. Ternyata keesokan harinya BBM tidak naik.
"Pas kita lengah karena kasus Sambo, pemerintah tiba-tiba naikkan harga. Padahal kemarin saya antre di SPBU Sudiang lima jam demi isi solar, besoknya ternyata tidak naik. Luar biasa pak Jokowi prank masyarakat," keluhnya.
Yusuf mengaku hidupnya saat ini sudah seperti lagu Iwan Fals. "BBM naik tinggi, harga susu tidak mampu terbeli".
"Sudah kayak lagu Iwan Fals ini hidup, mbak. BBM naik, harga bahan pokok juga pasti ikut naik. Kita tidak mampu belikan anak susu," ujarnya sambil berkelakar.
Hingga kini belum ada terlihat petugas kepolisian di SPBU untuk melakukan pengamanan. Walau antrean semakin padat.
Kontributor: Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Saksi Sejarah Konflik Poso-Ambon Buka Suara Soal Polemik Ceramah Jusuf Kalla: Tidak Masuk Akal..
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat