SuaraSulsel.id - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menyatakan dia tidak mau para pemainnya terseret ritme permainan Bali United.
Ketika kedua tim bertemu dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat 29 Juli 2022.
"Saya butuh tim saya bermain sesuai apa yang kami mau di pertandingan, bukan mengikuti taktik Bali," kata Tavares dalam jumpa pers pralaga di Parepare, Kamis, sebagaimana disiarkan oleh Tim Media Bali United yang rekamannya diterima di Denpasar.
Oleh karena itu, juru taktik asal Portugal itu menyatakan tidak akan menginstruksikan pemain PSM melakukan pola pertahanan perorangan atau man to man sepanjang pertandingan kecuali di situasi bola mati.
"Saya hanya akan memberi instruksi man to man saat set pieces, tetapi untuk man to man pertandingan tidak akan terjadi, karena kalau hanya menugaskan satu orang ke satu orang kami (hanya) akan bermain mengikuti mereka," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Tavares menilai pertandingan melawan Bali United bakal menjadi laga yang tidak mudah, mengingat tim besutan Stefano 'Teco' Cugura itu berstatus juara Liga 1 dua musim beruntun.
Ia juga menyoroti bahwa Bali United mendapat keuntungan tampil dengan lima pemain asing, meski salah satunya telah melalui proses naturalisasi
"Bali United akan menjadi tantangan besar karena kami melawan juara musim lalu. Mereka juga akan bermain dengan lima pemain asing, meskipun salah satu di antaranya telah melalui proses naturalisasi," kata Tavares.
Lima pemain yang dimaksud oleh Tavares adalah Brwa Hekmat Nouri, Eber Bessa, Jean Befolo Mbarga, Willian Silva Costa Pacheco, dan Ilija Spasojevic. Spasojevic sejak 2017 lalu telah berstatus WNI.
Baca Juga: Jamu Bali United, Pelatih PSM Makassar Minta Suporter Padati Stadion BJ Habibie
Walaupun demikian, ia optimistis tim asuhannya bakal bermain bagus pada laga kedua Liga 1 2022-23, karena pemain-pemain PSM telah mengetahui gaya dan kekuatan pemain Bali United.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga meminta dukungan suporter PSM untuk memenuhi Stadion Gelora B. J. Habibie mendukung langsung para pemain sekaligus menciptakan atmosfer yang dapat menekan tim tamu di kandang sendiri.
"Saya harap atmosfer di lapangan, di stadion akan bagus, dan suporter selalu mendukung kami," kata Tavares.
Gelandang PSM Rasyid Assyahid Bakri, yang juga hadir saat jumpa pers, menyampaikan tim siap bertanding melawan Bali United.
"Kami pemain PSM akan berusaha maksimal, dan berjuang sekeras mungkin meraih hasil positif, yaitu kemenangan apalagi dengan adanya penonton semoga bisa membuat kami lebih bersemangat Insya Allah meraih kemenangan," kata Rasyid.
PSM mengawali musim ini dengan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (23/7) pekan lalu, dan saat ini menempati posisi kelima klasemen sementara Liga 1 dengan raihan tiga poin. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar
-
Tanpa Antre di Saudi! Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kini Bisa Langsung ke Hotel
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional