SuaraSulsel.id - Pelatih PSM Bernardo Tavares meminta suporter memadati Stadion BJ Habibie di Parepare, Sulawesi Selatan, pada Jumat 29 Juli 2022. Ketika tim Makassar ini menghadapi Bali United dalam Liga 1 Indonesia.
"Saya meminta tolong kepada suporter kita untuk menuliskan sejarah, mendapatkan hasil baik di Parepare. Karena ini akan menjadi pertandingan kandang pertama kita," kata Bernardo kepada Antara.
Pelatih asal Portugal itu mengatakan suporter dapat memberikan tekanan kepada tim lawan sehingga memberikan keuntungan kepada PSM untuk meraih poin penuh.
"Mau pertandingan kandang atau tandang, tekanan itu pasti ada. Namun bagaimana kita melihat tekanan itu menjadi sesuatu hal yang berbeda. Dari tekanan ke motivasi," kata Bernardo.
Selasa pekan ini PSM telah menjalani latihan tertutup di Stadion Kalegowa untuk mematangkan strategi menghadapi Bali United.
Skuad Ayam Jantan dari Timur itu ingin meneruskan tren positif selama musim ini setelah pada pekan pertama menang tandang 2-1 atas PSS Sleman berkat dua gol gelandang asal Belanda Wiljan Pluim sebelum diperkecil bek PSS Sleman asal Brazil Tallysson.
PSM Makassar untuk sementara menduduki peringkat kelima dalam klasemen Liga 1 dengan tiga poin, di bawah Madura United, Borneo FC, Persita Tangerang dan Dewa United.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU