SuaraSulsel.id - Dua jenazah pendulang emas ditemukan di Kali Mile 31, Kabupaten Mimika, Papua.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, Kepala Seksi (Kasie) Humas Polres Mimika, Ipda Hempy membenarkan pendulang emas tradisional berinisial KD dan SD tewas terseret arus sungai Mile 37, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa 19 Juli 2022.
Peristiwa ini berawal saat kedua korban sedang menyeberangi sungai Mile 37. Menggunakan sebuah pelampung yang terbuat dari ban dalam truk.
Saat itu, pelampung yang digunakan korban terbalik karena menabrak batu.
“Saat itu arus sungai cukup deras, sehingga ketika menabrak batu, pelampung yang digunakan kedua korban terbalik dan hanyut. Kejadian ini diketahui oleh beberapa pendulang emas lainnya,” terang Hempy dikutip dari rilis yang dikeluarkan Humas Polda Papua.
Beberapa saat kemudian, lanjut Hempy, pendulang emas lainnya melakukan pencarian dan menemukan jasad KD terapung di kali daerah Mile 31. Demikian pula jasad SD ditemukan terapung di daerah yang sama.
“Setelah memastikan korban meninggal dunia, saksi bersama rekan-rekan kerjanya langsung mengangkat korban ke daratan,” kata Hempy.
Kedua jenazah pendulang emas rencananya akan langsung dibawa ke rumah duka keluarga korban yang berada di kawasan Semangka Jalur 1 Sp 2, Kabupaten Mimika.
“Kasus ini tidak dilakukan proses hukum, karena menurut keluarga korban kejadian tersebut merupakan musibah yang menimpa keluarganya,” ucapnya.
Baca Juga: Wanita 23 Tahun Mendadak Meninggal Dunia Gegara Pacar Berikan Ciuman 'Cupang'
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gorontalo Terancam Penuaan Penduduk? Bappenas Soroti Fenomena Tak Lazim
-
Ratusan Tambang Galian C di Sulteng Terancam Disetop, Baru 7 Perusahaan Kantongi RKAB 2026
-
Sampah 1.200 Ton Per Hari, Pengamat: PSEL Makassar Tak Bisa Ditunda
-
Sosok Relawan Asal Makassar yang Ditangkap Pasukan Israel
-
Sebelum Jatuh dan Ditemukan Meninggal, Mahasiswi Arsitektur Unhas Kirim Pesan Suara