SuaraSulsel.id - IL, ayah yang tega mencabuli anak kandungnya mengaku menyesal. Ia meminta maaf dan memohon kasih sayang Allah.
Hal tersebut diketahui dari rekaman percakapan telepon antara IL dengan istrinya, NR. Ibu korban itu sempat merekam percakapan.
IL meminta agar dimaafkan atas perbuatannya. NR lantas bertanya, jika tidak dipenjara maka IL tidak akan punya efek jera.
Namun IL memohon jangan sampai ia dipenjara. Keimanannya bisa berubah.
"Minta maaf kah kasihan, jera ma. Jangan mi kodong di penjara. Ada orang malah keimanannya hilang di dalam penjara. Beda kasihan suasananya di penjara," ujar IL di dalam rekaman tersebut.
"Berharap mami ka kasihan kasih sayangnya Allah dan rahmat-Nya," lanjutnya.
NR mengaku saat ini masih berstatus suami istri secara sah dengan IL.
Namun, ia kabur ke kampung halamannya di Sulawesi Barat usai mengetahui bahwa kasus pencabulan terhadap anaknya ditangguhkan polisi.
"Saya takut dipukul karena dia juga KDRT. Dia sempat pamer kalau penahanannya ditangguhkan karena banyak kenalannya polisi," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu, 13 Juli 2022.
Baca Juga: Lapangan Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Akan Jadi Pusat Latihan PSM Makassar
Namun sejak saat itu, IL tidak pernah menunjukkan rasa penyesalannya. Ia malah mengupload foto-foto vulgar di media sosial.
Hal tersebut membuat NR naik pitam. Ia mengaku saat melihat foto-foto itu, ia kembali mengingat kejadian yang menimpah anaknya.
"Yang saya saksikan dengan mata kepalaku sendiri empat kali, tapi dari pengakuannya itu sering dia lakukan," jelasnya.
NR berharap IL segera ditangkap. Apalagi sebelumnya sudah ditetapkan jadi tersangka.
Ia juga punya banyak bukti soal IL yang melakukan pelecehan terhadap anaknya. Baik itu rekaman CCTV, pengakuan rekaman di telepon, dan pengakuan saat pemeriksaan di polisi.
"Makanya saya heran kok bisa bebas padahal di BAP jelas-jelas diakui. Kalau dia sempat masukkan tangannya ke anu korban," kata NR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU