SuaraSulsel.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar menangani 200 kasus kekerasan terhadap anak sepanjang Januari - Juni 2022.
"Tahun ini, dari Januari hingga Juni kasus kekerasan anak yang ditangani DP3A sudah ada sekitar 200 kasus," kata Kepala DP3A Makassar Achi Solaeman di Makassar, Senin 27 Juni 2022.
Menurut dia, kondisi tersebut memberikan gambaran situasi darurat. Sehingga diperlukan beberapa upaya penanganan diantaranya menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Dia mengatakan, jika ditelusuri lebih jauh, asal muasal dari segala persoalan kekerasan terhadap itu dipicu dari lingkungan keluarga.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut Achi, pihaknya membangun sinergitas dan kolaborasi dengan stakeholder untuk melakukan pencegahan kekerasan berbasis gender, perempuan dan anak.
"Karena itu, semua stakeholder terkait yang duduk bersama pada Rakor membahas hal itu, diharapkan dapat membantu membuka cakrawala pemikiran masyarakat," katanya.
Termasuk membantu mencegah kekerasan pada perempuan dan anak, dengan harapan sinergitas akan terbangun melalui kolaborasi berbagai pihak.
Achi mengatakan, upaya itu dilakukan untuk mengoptimalkan pencegahan kekerasan perempuan dan Anak di Kota Makassar. (Antara)
Baca Juga: Anggota DPR Desak Dirjen Pajak Periksa Setoran Pajak Holywings
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar
-
BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU
-
Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi
-
UMKM Sulsel Dapat Panggung Nasional Pada HKG PKK