"Semoga bisa berkelanjutan," kata Yusran.
Sebelumnya, Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Jamaluddin Jompa secara resmi melepas 3.736 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 108 yang diselenggarakan oleh Pusat Kuliah Kerja Nyata (PKKN) Universitas Hasanuddin.
Kepala PKKN Unhas Muhammad Kurnia dalam sambutannya mengatakan, tahun ini penyelenggaraan KKN mengusung tema besar "Peran Mahasiswa KKN Unhas dalam Peningkatan Perekonomian Masyarakat Melalui Program Desa Inovatif 5.0".
KKN merupakan bagian dari mata kuliah berbasis pengabdian kepada masyarakat. PKKN Unhas terus melakukan inovasi untuk mendukung peran dan keterlibatan mahasiswa melalui kegiatan KKN.
Baca Juga: Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Unhas Paling Banyak Luluskan Mahasiswa Dapat Penghargaan
Menurut Kurnia, PKKN Unhas sebagai unit pelaksana teknis juga bertanggung jawab untuk mendukung program Unhas. Misalnya pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
"KKN Gelombang 108 akan berlangsung selama dua bulan. Jumlah mahasiswa peserta KKN sebanyak 3.736 orang, melibatkan pula 137 dosen pendamping. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam berbagai skema tematik. Kami berharap, KKN bisa dijadikan momentum oleh para mahasiswa mengambil peran dalam penguatan disiplin ilmu dan membantu masyarakat," jelas Kurnia.
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa mengatakan bahwa pelaksanaan KKN merupakan proses penguatan keilmuan dan kepekaan mahasiswa terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Jompa mengatakan, sebagai kampus yang mengusung konsep humaniversity, Unhas bukan hanya hadir sebagai menara gading. Akan tetapi, terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan KKN.
"KKN bukan hanya untuk menyelesaikan kewajiban SKS, akan tetapi lebih dari hal tersebut. Para mahasiswa diharapkan memiliki semangat dan menjadi bagian dalam memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah kehidupan masyarakat akan memberikan dorongan semangat, kolaborasi ini harus terus terjaga," jelas Prof JJ.
Berita Terkait
-
Menteri Trenggono: Selamat Hari Jadi ke-11, Semoga Suara.com Terus Tumbuh Menjangkau Banyak Pembaca
-
RS Unhas dan Celltech Buka Akses Terapi Stem Cell di Sulawesi
-
Larang Bongkar Pagar Laut, Trenggono Punya Harta Rp 2,6 T, Miliki Julukan 'Bos Menara'
-
Sepakat Bongkar Pagar Laut Tangerang, Menteri KKP Trenggono Kini Menghadap Prabowo di Istana
-
Pernyataan Menteri KKP Trenggono Dikecam, Disebut Lecehkan Militer
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting