- Kecelakaan maut melibatkan rombongan motor gede menabrak seorang bocah berusia 10 tahun hingga tewas di Toraja Utara.
- Peristiwa terjadi pada 30 April 2026 saat motor hilang kendali dan menabrak korban di bahu jalan tersebut.
- Polres Toraja Utara tengah melakukan penyelidikan mendalam serta memeriksa pengendara dan saksi terkait kronologi kejadian kecelakaan ini.
SuaraSulsel.id - Kecelakaan maut melibatkan rombongan moge Harley-Davidson di kabupaten Toraja Utara dan menewaskan bocah berusia 10 tahun. Polisi masih menyelidiki penyebab insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Poros Rantepao - Palopo, Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara pada Kamis, 30 April 2026 sore.
"Itu yang naik motor Harley berdiri di atas motor sebagian memvideo. Nah, habis itu jatuh di situ, lalu motornya lari sendiri ke sini dan tabrak itu anak," kata salah seorang warga dalam video yang beredar luas di media sosial.
Korban bernama Julfian meninggal dunia setelah tertabrak motor yang melaju tanpa kendali usai pengendaranya terjatuh di jalan.
Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Iptu Muhammad Nasrum Sujana mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi telah memeriksa pengendara moge berinisial RDN, sejumlah saksi, serta rekaman video yang beredar di media sosial.
"Kalau pengakuan pengendara saat kejadian dia melambaikan tangan ke warga. Bukan freestyle. Barangkali hilang konsentrasi," ujar Nasrum saat dikonfirmasi, Sabtu, 2 Mei 2026.
Namun demikian, polisi tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain yang memicu kecelakaan. Pasalnya, beredar video dan keterangan warga yang menyebut pengendara sempat berdiri di atas motor sebelum terjatuh.
Dalam rekaman yang beredar, seorang warga menyebut motor tersebut melaju sendiri setelah pengendaranya terjatuh hingga akhirnya menabrak korban.
Polisi juga tengah mendalami informasi terkait dugaan adanya aktivitas merekam video atau penggunaan telepon genggam saat rombongan melintas.
Baca Juga: 83 Ribu Anak Putus Sekolah di Sulsel, Ini Penyebab Utama
"Kemarin itu banyak cerita dari masyarakat, katanya sempat memvideo. Itu juga kami dalami," kata Nasrum.
Ia menjelaskan, rombongan moge tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 kendaraan yang bergerak dari Palopo menuju Rantepao.
Pengendara yang terlibat kecelakaan berada di posisi paling belakang atau bertugas sebagai sweeper.
"Pengendara ini di belakang rombongan," ujarnya.
Saat ini, pengendara beserta kendaraan telah diamankan di kantor polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi juga masih mencari saksi tambahan serta rekaman CCTV guna memastikan kronologi kejadian secara utuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Belanja Makin Hemat, Dapatkan Diskon 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Ahmad Ali: Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029 Dimulai dari Sulteng
-
KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
-
Stadion Sudiang Makassar Disegel, Pembangunan Tribun Selatan Lumpuh!
-
29 ASN Kemensos di Sulsel Masuk Daftar PPATK Terindikasi Judi Online